kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Prabowo Klaim MBG dan Kopdes Merah Putih Bisa Putar Rp 10,8 Miliar per Desa


Sabtu, 16 Mei 2026 / 19:25 WIB
Prabowo Klaim MBG dan Kopdes Merah Putih Bisa Putar Rp 10,8 Miliar per Desa
ILUSTRASI. Gedung Koperasi Merah Putih (Dok/Kurniawan Aji)


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - NGANJUK. Presiden RI Prabowo Subianto menyebut program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih berpotensi menciptakan perputaran ekonomi hingga Rp 10,8 miliar per tahun di setiap desa.

Hal itu disampaikan Prabowo saat meresmikan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Desa Tingul, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5).

Baca Juga: Prabowo: Seluruh Rakyat Indonesia Pemegang Saham Kekayaan Bangsa

Menurut Prabowo, program MBG akan menjadi penggerak ekonomi desa karena anggaran yang digelontorkan akan langsung terserap oleh pelaku usaha lokal, mulai dari petani, peternak, hingga UMKM pangan.

“Artinya yang tanam ikan lele bisa dijual, yang tanam bawang merah bisa terjual, yang bikin tempe bisa terbeli, yang jual telur bisa. Semua produsen di desa itu hidup,” ujar Prabowo.

Ia menjelaskan, dalam satu desa diperkirakan terdapat sekitar 3.000 penerima manfaat program MBG dengan nilai anggaran Rp 15.000 per orang per hari.

“3.000 kali Rp 15.000, berarti Rp 45 juta tiap hari,” katanya.

Baca Juga: Prabowo: Tidak Ada Orang Kebal Hukum, Termasuk dari Gerindra

Prabowo menghitung, apabila program berjalan selama 20 hari dalam sebulan, maka uang yang beredar di desa dapat mencapai Rp 900 juta per bulan atau sekitar Rp 10,8 miliar per tahun.

“Satu desa Rp 10,8 miliar beredar di situ,” ucapnya.

Menurut Prabowo, skema tersebut akan memperkuat ekonomi lokal karena kebutuhan pangan untuk program MBG dipasok langsung dari desa setempat sehingga biaya distribusi dan logistik dapat ditekan.

“Enggak usah jauh-jauh ke pasar, pasarnya ada di desa dia sendiri,” jelasnya.

Selain MBG, pemerintah juga menyiapkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai pusat distribusi kebutuhan masyarakat, mulai dari sembako, pupuk subsidi, kredit murah, hingga layanan logistik.

Baca Juga: Prabowo Minta Aparat Bersih-Bersih, Jangan Bekingi Narkoba dan Penyelundupan

Prabowo menilai kombinasi program MBG dan Kopdes Merah Putih akan menjadi fondasi penguatan ekonomi kerakyatan di daerah.

“MBG ditambah Kopdes Merah Putih ini akan membangkitkan ekonomi kita,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×