Sumber: Kompas.com | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden RI Prabowo Subianto membawa investasi sebesar 4 miliar poundsterling atau sekitar Rp 90 triliun seusai bertemu Perdana Menteri (PM) Inggris Keir Starmer di London, Inggris.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan, salah satu investasi itu terkait dengan sektor maritim.
"Salah satunya adalah kerja sama di bidang maritim, yaitu pembuatan kapal-kapal tangkap ikan," ucap Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (22/1/2026).
Baca Juga: Istana Ungkap Bocoran Prabowonomics yang Akan Dibicarakan Prabowo di Swiss
Ia mengatakan, Inggris dan Indonesia menyepakati kerja sama dalam hal pembangunan sekitar 1.500 kapal ikan.
Menurut dia, investasi di sektor maritim perlu lantaran tiga per empat wilayah negara Indonesia adalah lautan.
"Jadi kita ingin betul-betul meningkatkan potensi laut kita yang itu tentu saja nanti kita berharap akan meningkatkan kesejahteraan saudara-saudara kita yang berprofesi sebagai nelayan," ucap Prasetyo.
Prasetyo juga mengatakan, kerja sama sektor maritim ini dilakukan untuk mengejar peningkatan produksi protein dalam negeri yang berbasis ikan dari laut.
"Karena asupan protein kita dari sisi ikan itu masih cukup rendah. Jadi ini adalah sebuah kerja sama yang betul-betul sangat strategis begitu," kata dia.
Prabowo bertemu PM Inggris Keir Starmer
Diketahui, Presiden Prabowo melakukan pertemuan dengan PM Starmer di Kantor PM Inggris, London, Selasa (20/1/2026).
Baca Juga: Bertemu Raja Charles III, Prabowo Amankan Dukungan Inggris Pulihkan 57 Taman Nasional
Usai pertemuan itu, Prabowo menyebut Inggris mendukung rencana Indonesia untuk membangun 1.500 kapal ikan.
"Di bidang maritim, mereka akan dukung rencana kita untuk membangun, pertama, 1.500 kapal ikan," kata Prabowo dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden.
Secara terpisah, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya juga mengungkap Presiden RI membawa komitmen investasi sebesar 4 miliar poundsterling atau sekitar Rp 90 triliun usai bertemu Starmer.
"Yang pertama dengan Perdana Menteri Starmer. Intinya ada tiga. Jadi yang pertama ada komitmen investasi sebesar 4 miliar poundsterling, itu sekitar Rp 90 triliun," kata Teddy dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden.
Selanjutnya: Klaim Pengangguran AS di Pertengahan Januari Hanya Naik Tipis Jadi 200.000
Menarik Dibaca: 5 Makanan Ultra Olahan yang Masih Aman Dikonsumsi untuk Kesehatan Tubuh
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News












