kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.718   10,00   0,06%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Polisi memburu bos Pandawa Grup


Selasa, 07 Februari 2017 / 23:30 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Polisi masih menyelidiki laporan penipuan yang menimpa ratusan orang oleh perkumpulan atau kelompok Pandawa Group. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, mengatakan, saat ini sudah ada delapan laporan yang diterima oleh pihaknya.

"Kami sudah periksa pelapor, sudah minta bantuan OJK (Otoritas Jasa Keuangan), kita tunggu saja, penyidik lagi mencari pelakunya," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Selasa (7/2).

Argo mengatakan, kasus itu awalnya diselidiki oleh Polresta Depok, sesuai dengan markas Pandawa Group dan mayoritas korbannya. Kasus itu kemudian dilimpahkan ke Polda Metro Jaya lantaran jumlah korban terus bertambah dan berasal dari berbagai wilayah.

Polisi mengatakan, dari ratusan pelapor, hanya perwakilan saja yang akan diperiksa demi efisiensi penyidikan. Mereka semua melaporkan bos Pandawa Group, Nuryanto, beserta kaki tangannya. Sayangnya, Nuryanto tak ada di rumahnya untuk diperiksa polisi.

"Kami harus menemukan pelakunya, sampai sekarang kami belum menemukan," ujar Argo.

Ratusan korban melapor ke Polresta Depok dan Polda Metro Jaya sejak beberapa pekan silam. Mereka tergiur oleh investasi bodong yang dijanjikan Pandawa Group. Para korbannya mengalami kerugian yang bervariasi dari belasan juta hingga miliaran rupiah.

(Nibras Nada Nailufar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×