kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Polisi harus cari dalang di balik demo FPI


Minggu, 05 Oktober 2014 / 22:07 WIB
ILUSTRASI. Nonton Anime Oshi no Ko Episode 2 dan Link Subtitle Indonesia di Bstation, iQIYI, dll


Sumber: TribunNews.com | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. SETARA Institute mengapresiasi kesigapan Polda Metro Jaya menangani aksi anarkis Front Pembela Islam (FPI).

Ketua SETARA Institute Hendardi berharap hal itu menjadi instrumen bagi Polri untuk memulihkan kepercayaan publik.

Selama ini, Polri dianggap tidak berdaya menghadapi ormas-ormas anarkis intoleran yang mengusik ketertiban umum.

Hendardi mengatakan penetapan 21 tersangka anggota FPI dan rencana penjemputan paksa Habib NV, pimpinan aksi adalah tindakan Polda yang sesuai kewenangan dan dijamin oleh UU dan Konstitusi.

"Kita dukung, siapapun yang melakukan tindak pidana untuk diproses secara hukum," ujar Hendardi melalui pesan singkat, Minggu (5/10).

Ia pun meminta Polda Metro Jaya memastikan rangkaian proses pengangkatan Gubernur DKI Jakarta berlangsung aman. "Ini untuk antisipasi, Polda juga mesti mengejar aktor intelektual dibalik penolakan itu," tuturnya.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya menetapkan Habib Novel Bamukmin (NB) sebagai buron kepolisian. Seharusnya Habib Novel menyerahkan diri pada Sabtu (4/10) lalu, tapi Habib Novel tidak datang. (Ferdinand Waskita)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×