kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

PKS: KPK harus banyak mengungkap korupsi dinasti


Selasa, 17 Desember 2013 / 16:05 WIB
ILUSTRASI. Serial The Sandman, serial fantasi terbaru adaptasi DC Comics yang akan tayang di Netflix pada minggu ini.


Reporter: Ferry Hidayat | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Partai Keadlian Sejahtera (PKS) menilai, langkah KPK menetapkan Ratu Atut Chosiyah sebagai tersangka harus dapat dipertahankan oleh Abraham Samad cs untuk tampil konsisten dalam memberantas politik dinasti yang marak terjadi di daerah.

"Sekali lagi masalah politik dinasti banyak lho! KPK jangan tanggung-tanggung. Sekalian saja saya kira diaprepsiasi, mengoreksi dinasti," kata anggota Dewan Syuro PKS Hidayat Nur Wahid di Gedung DPR (Selasa 17 Desember 2013).

Hidayat mengingatkan, dalam konteks demokrasi, kasus Ratu Atut dan dinasti politiknya harus menjadi peringatan serius bagi KPK, sebab, dalam politik dinasti, tidak hanya akan merusak sistem demokrasi, tetapi juga pasti ada tindak pidana korupsi didalamnya.

"Ini sesungguhnya peringatan kepada demokrasi, kasus Banten menghadirkan  keluarga dengan skandal. Mestinya rakyat mengoreksi adakah money politik," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×