CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

PKS: KPK harus banyak mengungkap korupsi dinasti


Selasa, 17 Desember 2013 / 16:05 WIB
ILUSTRASI. Serial The Sandman, serial fantasi terbaru adaptasi DC Comics yang akan tayang di Netflix pada minggu ini.


Reporter: Ferry Hidayat | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Partai Keadlian Sejahtera (PKS) menilai, langkah KPK menetapkan Ratu Atut Chosiyah sebagai tersangka harus dapat dipertahankan oleh Abraham Samad cs untuk tampil konsisten dalam memberantas politik dinasti yang marak terjadi di daerah.

"Sekali lagi masalah politik dinasti banyak lho! KPK jangan tanggung-tanggung. Sekalian saja saya kira diaprepsiasi, mengoreksi dinasti," kata anggota Dewan Syuro PKS Hidayat Nur Wahid di Gedung DPR (Selasa 17 Desember 2013).

Hidayat mengingatkan, dalam konteks demokrasi, kasus Ratu Atut dan dinasti politiknya harus menjadi peringatan serius bagi KPK, sebab, dalam politik dinasti, tidak hanya akan merusak sistem demokrasi, tetapi juga pasti ada tindak pidana korupsi didalamnya.

"Ini sesungguhnya peringatan kepada demokrasi, kasus Banten menghadirkan  keluarga dengan skandal. Mestinya rakyat mengoreksi adakah money politik," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×