kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Pimpinan DPR dan fraksi bahas pembentukan komisi


Selasa, 14 Oktober 2014 / 12:20 WIB
ILUSTRASI. Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. berpartisipasi dalam pertemuan bilateral dengan Presiden AS Joe Biden di Oval Office Gedung Putih di Washington, AS, 1 Mei 2023. REUTERS/Leah Millis


Sumber: Kompas.com | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) akan menggelar rapat konsultasi dengan pimpinan seluruh fraksi di DPR, Selasa (14/10/2014). Rapat digelar tertutup di Gedung Nusantara II, Kompleks Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta. 

"Topiknya membicarakan jumlah komisi yang ada di DPR," kata Wakil Ketua DPR Agus Hermanto, Selasa pagi. 

Agus mengatakan, jumlah komisi di DPR akan dikonsultasikan dengan seluruh pimpinan fraksi. Sebelumnya, Pimpinan DPR telah menetapkan format 11 komisi di DPR. Selanjutnya, kata Agus, setelah format 11 komisi itu disepakati, maka pembicaraan akan meningkat pada anggota komisi yang diajukan setiap fraksi. Seluruh pimpinan fraksi harus mengajukan anggota yang akan diajukan untuk duduk di setiap komisi.

"Kita juga bicarakan tata cara pemilihan pimpinan komisi yang tidak bisa lepas dari UU MD3 dan tata tertib DPR. Pengesahannya kita ketok di paripurna Kamis (16/10/2014) nanti," ujarnya. 

Sebelumnya, sempat muncul wacana untuk memekarkan jumlah komisi dari yang sebelumnya berjumlah 11 komisi. Usulan pemekaran itu dilontarkan karena banyaknya mitra kerja yang ditangani oleh tiap-tiap komisi sehingga menghambat kinerja parlemen.

Pembatalan pemekaran komisi itu dilakukan untuk mempercepat kinerja DPR. Pasalnya, pemekaran komisi dianggap memakan waktu panjang dan dikhawatirkan mengganggu kinerja parlemen. (Indra Akuntono)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×