kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Petani Kelapa Sawit Minta Tambahan Pelabuhan Anyar


Senin, 15 Desember 2008 / 14:56 WIB


Reporter: Hans Henricus | Editor: Didi Rhoseno Ardi

JAKARTA, Petani Kelapa Sawit bertandang ke kantor Presiden. Mereka meminta pemerintah agar tahun depan menambah jumlah pelabuhan ekspor crude palm oil (CPO).

Menurut Ketua umum Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia, Sumail Abdullah, saat ini di Indonesia hanya ada dua pelabuhan ekspor CPO, yaitu Pelabuhan Belawan, Medan dan Pelabuhan Dumai, Riau.

Paling tidak, lanjut Sumail, Indonesia mesti menambah jumlah pelabuhan ekspor. "Paling tidak menambah empat pelabuhan, sehingga totalnya enam pelabuhan ekspor," jelas Sumail seusai bertemu Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla, Senin (15/12).

Sebab, saat ini perkebunan kelapa sawit telah berkembang cukup pesat di sejumlah daerah seperti Sumatera Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×