kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   0,00   0,00%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

Petani Kelapa Sawit Minta Tambahan Pelabuhan Anyar


Senin, 15 Desember 2008 / 14:56 WIB


Reporter: Hans Henricus | Editor: Didi Rhoseno Ardi

JAKARTA, Petani Kelapa Sawit bertandang ke kantor Presiden. Mereka meminta pemerintah agar tahun depan menambah jumlah pelabuhan ekspor crude palm oil (CPO).

Menurut Ketua umum Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia, Sumail Abdullah, saat ini di Indonesia hanya ada dua pelabuhan ekspor CPO, yaitu Pelabuhan Belawan, Medan dan Pelabuhan Dumai, Riau.

Paling tidak, lanjut Sumail, Indonesia mesti menambah jumlah pelabuhan ekspor. "Paling tidak menambah empat pelabuhan, sehingga totalnya enam pelabuhan ekspor," jelas Sumail seusai bertemu Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla, Senin (15/12).

Sebab, saat ini perkebunan kelapa sawit telah berkembang cukup pesat di sejumlah daerah seperti Sumatera Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×