kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Perusahaan otomotif Korea berminat relokasi usaha ke Indonesia


Rabu, 29 Juni 2011 / 19:34 WIB
ILUSTRASI. GOOD telah menandatangani nota kesepahaman dengan para penjual dan pemilik saham KEJU yang terdiri dari enam orang. Mereka adalah Lie Po Fung, Sandjaya Rusli, Berliando Lumban Toruan, Agustini Muara, Marcello Rivelino dan Amelia Fransisca.


Reporter: Bambang Rakhmanto |

JAKARTA. Tidak henti-hentinya Korea Selatan (Korsel) berniat menanamkan modalnya ke Indonesia. Setelah pendirian pabrik baja Krakatau Posco yang merupakan perusahaan patungan antara PT Krakatau Steel dengan perusahaan Posco asal Korea Selatan, muncul 100 industri otomotif yang tertarik untuk merelokasi usahanya di Indonesia

Staf Khusus Kepala BKPM Silmy Karim mengungkapkan walaupun masih tahap pembangunan sudah ada industri pendukung yang berminat untuk membangun usahanya di sini. “ Yang sudah ada di meja kami jumlahnya 100 perusahaan,” ungkapnya, kepada KONTAN, Rabu, (30/6).

Silmy optimis, minat ini akan berbuah realisasi. Korea saat ini belum menjadi lima besar negara terbesar yang berinvestasi di Indonesia. “Nomor satu masih dipegang Singapura lalu Jepang dan Amerika. Namun saya yakin dalam waktu dua tahun ke depan mereka akan tembus menjadi lima besar, saat ini mereka masih bercokol di 15 besar,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×