kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Pertumbuhan Ekonomi RI Melambat, Ekonom Sarankan Pemerintah Pikirkan Ulang Target 8%


Rabu, 06 November 2024 / 16:16 WIB
Pertumbuhan Ekonomi RI Melambat, Ekonom Sarankan Pemerintah Pikirkan Ulang Target 8%
ILUSTRASI. Bongkar muat petikemas di pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (1/2/2024). Presiden Prabowo Subianto menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat mencapai 8% pada masa pemerintahannya.


Reporter: Shifa Nur Fadila | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat mencapai 8% pada masa pemerintahannya. Meski begitu, pertumbuhan ekonomi Indonesia justru melambat ke 4,95% pada kuartal III 2024.

Melihat kondisi ini, Ekonom Universitas Paramadina Wijayanto Samirin menilai dengan kondisi Indonesia saat ini, cukup berat untuk bisa mencapai pertumbuhan ekonomi 8%.

Menurutnya pemerintah lebih baik untuk memikirkan lagi terkait target 8% tersebut. 

"Kalau sebagai penyemangat, bolehlah, tetapi kalau jadi target yang harus dicapai, masuk dalam RPJP (Rencana Pembangunan Jangka Panjang) dan APBN, sebaiknya dipikirkan lagi, ini merusak kredibilitas Pemerintah," jelas Wiajayanto kepada Kontan, Selasa (5/11). 

Baca Juga: Airlangga Beberkan Cara Genjot Pertumbuhan Ekonomi RI 8%

Wijayanto menjelaskan IMF dalam dalam World Economic Outlook yang dirilis pada Oktober 2024 lalu memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya di angka 5,0% pada 2024.

Lalu secara perlahan naik dan mencapai 5,1% di tahun 2029. Kondisi fiskal yang berat disebutkan merupakan headwind berat bagi pertumbuhan ekonomi yang tinggi. 

"Saya ikut mengamini pandangan ini," ungkapnya. 

Menurut Wijayanto, saat ini pemerintah lebih baik realistis dan fokus pada kualitas pertumbuhan.

Ada sejumlah hal yang perlu menjadi fokus pemerintah di antaranya tumbuhnya GDP, kemiskinan dan pengangguran menurun, pertumbuhan industri, prorporsi pekerja formal meningkat serta ketergantungan pada ekspor SDA turun.

"Kalau nanti ekonomi Indonesia bisa tumbuh 6% saja sudah sangat membanggakan," ujarnya. 

Baca Juga: Menko Airlangga Optimistis Ekonomi Indonesia Masih Bisa Capai 5% di Tahun 2024

Adapun, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pertumbuhan ekonomi kuartal III-2024 mencapai 4,95% year on year (YoY).

Pertumbuhan ini melambat bila dibandingkan kuartal sebelumnya yang mencapai 5,05% YoY. Sementara pertumbuhan ekonomi Indonesia tumbuh sebesar 5,03% sepanjang Januari hingga September 2024 (c-to-c).  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×