kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.975   83,00   0,46%
  • IDX 6.042   -59,47   -0,97%
  • KOMPAS100 788   -7,41   -0,93%
  • LQ45 594   -4,11   -0,69%
  • ISSI 210   -2,04   -0,96%
  • IDX30 336   -1,82   -0,54%
  • IDXHIDIV20 411   -1,56   -0,38%
  • IDX80 89   -0,85   -0,94%
  • IDXV30 111   -0,08   -0,07%
  • IDXQ30 108   -0,26   -0,24%

Pertumbuhan ekonomi kuartal I 2011 sebesar 6,5%


Kamis, 05 Mei 2011 / 13:05 WIB
ILUSTRASI. Pemandangan hunian warga berlatar belakang gedung perkantoran di Jakarta terlihat dari ketinggian, Kamis (09/01).


Reporter: Edy Can | Editor: Edy Can

JAKARTA. Pertumbuhan Indonesia para kuartal pertama tahun ini hanya sebesar 6,5%. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pertumbuhan kuartal pertama 2011 ini meningkat 1,5% bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Pertumbuhan ini didukung oleh semua sektor. Pertumbuhan yang tertinggi dihasilkan oleh sektor pengangkutan dan komunikasi sebesar 13,8%.

Pertumbuhan ekonomi pada kuartal pertama masih ditopang oleh konsumsi rumah tangga. BPS mencatat, konsumsi rumah tangga mencapai Rp 964,4 triliun atau naik 11,4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Di posisi kedua ada pembentukan modal tetap bruto (PMTB) yang mencapai sebesar Rp 543 triliun. Sementara ekspor barang dan jasa naik 21,64% bila dibandingkan periode yang sama tahun lalu menjadi Rp 440,6 miliar.

Pertumbuhan ekonomi kuartal pertama 2011 ini masih dibawah ekspetasi para analis yang disurvei oleh Reuters. Sebelumnya, para analis yang disurvei oleh Reuters memperkirakan pertumbuhan kuartal pertama mencapai 6,6% atau naik 1,8% dibandingkan kuartal sebelumnya. Perkiraan ini didorong oleh konsumsi rumah tangga dan investasi yang meningkat.

Namun, pertumbuhan ekonomi ini sesuai dengan perkiraan Menteri Keuangan Agus Martowardojo. Sebelumnya, dia memperkirakan pertumbuhan ekonomi kuartal pertama sebesar 6,5%. Tahun ini pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 6,4%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×