kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Pertamina Mengaku Rugi Rp 2 triliun Kalau Alpha 8%


Rabu, 24 Desember 2008 / 17:00 WIB


Reporter: Gentur Putro Jati | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. PT Pertamina (Persero) mengaku berpotensi mengalami kerugian sebesar Rp 2 triliun dengan mendistribusikan BBM PSO 2009 kalau besaran biaya distribusi tetap 8%.

Direktur Utama Pertamina Ari Hernanto Soemarno bilang potensi kerugian itu diperoleh dengan menghitung asumsi harga minyak mentah di angka US$ 50 per barel dan kurs dolar terhadap rupiah Rp12.000.

"Kami sudah bicarakan dengan Menteri Negara BUMN dan Menteri Keuangan, kita lihat saja hasilnya nanti," ujar Ari, Rabu (24/12).

Ari menambahkan bisnis distribusi BBM PSO baru impas kalau alpha yang diberikan kepada Pertamina sebesar 12,5%, dengan harga minyak US$ 50 per barel dan kurs Rp 9.400 per dolar.

"Kalau rugi, tinggal kita lapor ke pemegang saham," ujarnya. Namun, dalam mendistribusikan BBM PSO 2008, Pertamina mengaku mendapat untung Rp 4 triliun karena harga minyak yang tinggi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×