CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Pertamina Mengaku Rugi Rp 2 triliun Kalau Alpha 8%


Rabu, 24 Desember 2008 / 17:00 WIB


Reporter: Gentur Putro Jati | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. PT Pertamina (Persero) mengaku berpotensi mengalami kerugian sebesar Rp 2 triliun dengan mendistribusikan BBM PSO 2009 kalau besaran biaya distribusi tetap 8%.

Direktur Utama Pertamina Ari Hernanto Soemarno bilang potensi kerugian itu diperoleh dengan menghitung asumsi harga minyak mentah di angka US$ 50 per barel dan kurs dolar terhadap rupiah Rp12.000.

"Kami sudah bicarakan dengan Menteri Negara BUMN dan Menteri Keuangan, kita lihat saja hasilnya nanti," ujar Ari, Rabu (24/12).

Ari menambahkan bisnis distribusi BBM PSO baru impas kalau alpha yang diberikan kepada Pertamina sebesar 12,5%, dengan harga minyak US$ 50 per barel dan kurs Rp 9.400 per dolar.

"Kalau rugi, tinggal kita lapor ke pemegang saham," ujarnya. Namun, dalam mendistribusikan BBM PSO 2008, Pertamina mengaku mendapat untung Rp 4 triliun karena harga minyak yang tinggi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×