kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   -260.000   -8,33%
  • USD/IDR 16.805   19,00   0,11%
  • IDX 8.330   97,40   1,18%
  • KOMPAS100 1.165   25,83   2,27%
  • LQ45 834   20,52   2,52%
  • ISSI 298   2,18   0,74%
  • IDX30 430   8,24   1,96%
  • IDXHIDIV20 510   9,16   1,83%
  • IDX80 129   2,93   2,32%
  • IDXV30 139   2,61   1,92%
  • IDXQ30 139   3,06   2,26%

Pertamina Blokir Nopol Kendaraan Penyalahguna BBM Subsidi, Begini Respons YLKI


Selasa, 18 November 2025 / 18:46 WIB
Pertamina Blokir Nopol Kendaraan Penyalahguna BBM Subsidi, Begini Respons YLKI
ILUSTRASI. Langkah Pertamina Patra Niaga memblokir ratusan ribu nopol kendaraan karena menyalahgunakan pembelian BBM subsidi mendapat sambutan positif YLKI. (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Langkah PT Pertamina Patra Niaga (PPN) yang memblokir ratusan ribu nomor polisi (nopol) kendaraan karena terindikasi menyalahgunakan pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi mendapat sambutan positif dari Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI).

Ketua YLKI, Niti Emiliana, mengatakan pemblokiran 394.000 nopol kendaraan yang terindikasi menyelewengkan Biosolar dan Pertalite ini menunjukkan keseriusan Pertamina dalam mengimplementasikan program BBM subsidi.

"Ini menunjukkan keseriusan Pertamina Patra Niaga untuk mengimplementasikan program BBM subsidi, karena kecurangan ini juga akan merugikan konsumen lain yang benar-benar berhak atas BBM subsidi ini," ujarnya kepada Kontan.co.id, Selasa (18/11/2025).

Baca Juga: Ketergantungan Impor Tinggi, BBM Murah RON 98 Bobibos Diperkenalkan ke Publik

Niti menilai tindakan memblokir langsung konsumen yang melakukan fraud atau kecurangan adalah langkah efektif untuk mengurangi penyelewengan di lapangan.

Ia berharap pemblokiran ini akan berdampak pada penurunan volume BBM subsidi yang diselewengkan melalui moda transportasi darat secara signifikan. Dengan demikian, Pertamina Patra Niaga dapat mendistribusikan volume BBM subsidi tersebut kepada konsumen yang berhak.

"Pemblokiran langsung kepada konsumen yang melakukan fraud ini diharapkan menjadi efek jera untuk mengurangi kecurangan di lapangan," tegasnya.

Di samping itu, Niti menghimbau seluruh konsumen agar mematuhi aturan, di mana penggunaan BBM subsidi harus sesuai dengan peruntukannya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×