kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.850.000   7.000   0,25%
  • USD/IDR 16.902   -19,00   -0,11%
  • IDX 7.302   195,28   2,75%
  • KOMPAS100 1.013   35,14   3,59%
  • LQ45 746   24,04   3,33%
  • ISSI 258   9,10   3,66%
  • IDX30 407   13,79   3,51%
  • IDXHIDIV20 510   21,50   4,40%
  • IDX80 114   3,88   3,53%
  • IDXV30 138   3,76   2,79%
  • IDXQ30 133   5,61   4,40%

Istana Sebut Program MBG Sudah Disalurkan Kepada 61,2 Juta Penerima


Rabu, 04 Maret 2026 / 14:36 WIB
Istana Sebut Program MBG Sudah Disalurkan Kepada 61,2 Juta Penerima
ILUSTRASI. Pemerintah mencatat 61,2 juta orang telah menikmati program Makan Bergizi Gratis. Cari tahu bagaimana target 2026 yang lebih besar bisa tercapai. (KKP/dok)


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pemerintah mencatat, program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menjangkau 61,2 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia, dari target 2026 yang diharapkan bisa menjangkau 82,9 juta penerima manfaat.

Program Makan Bergizi Gratis telah menjangkau 61.239.037 penerima manfaat yang terdiri dari anak sekolah, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. Program ini didukung oleh 24.443 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi di berbagai daerah.

Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Muhammad Qodari membeberkan, program tersebut disalurkan kepada anak sekolah, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. Program didukung oleh 24.443 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di 38 provinsi, 8.700 SPPG telah bersertifikat SLHS (Sertifikat Laik Higiene Sanitasi).

Baca Juga: THR PPPK 2026: Gaji dan Tunjangan Lengkap Dibayar 100 Persen Secara Bertahap

“Serta 94.056 pemasok, termasuk 38.938 UMKM, dan 1.003.824 relawan MBG,” tutur Qodari dalam konferensi pers, Rabu (4/3/2026).

Selain itu, Qodari juga menyebut, sebanyak 32.869 Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) bertugas memastikan operasional berjalan sesuai standar. Sebanyak 8.700 SPPG telah memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Program ini juga melibatkan 94.056 pemasok termasuk 38.938 UMKM. Pemerintah menargetkan 82,9 juta penerima manfaat pada tahun 2026. Jumlah SPPG ditingkatkan menjadi 32.000 unit untuk memperluas cakupan. Sekitar 70 persen belanja bahan pangan berasal dari produk lokal.

Ia juga menyebut, program ini tidak hanya meningkatkan gizi, tetapi juga menggerakkan ekonomi desa. Implementasi terus diperkuat melalui pengawasan kualitas dan tata kelola.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×