kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.265   -25,61   -0,31%
  • KOMPAS100 1.168   -3,76   -0,32%
  • LQ45 839   -2,54   -0,30%
  • ISSI 296   -0,31   -0,10%
  • IDX30 436   -0,20   -0,04%
  • IDXHIDIV20 521   0,94   0,18%
  • IDX80 131   -0,34   -0,26%
  • IDXV30 143   0,44   0,31%
  • IDXQ30 141   0,17   0,12%

Percepat belanja awal tahun, Menkeu: Banyak K/L lakukan revisi DIPA


Kamis, 20 Februari 2020 / 12:36 WIB
Percepat belanja awal tahun, Menkeu: Banyak K/L lakukan revisi DIPA
ILUSTRASI. Menteri Keuangan Sri Mulyani menyampaikan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020 di Jakarta, Rabu (19/2/2020). Pemerintah diminta untuk mempercepat realisasi belanjanya demi menggenjot perekonomian yang sedang dilanda berbagai tekana


Reporter: Grace Olivia | Editor: Tendi Mahadi

Indikasi percepatan belanja K/L, lanjut Sri Mulyani, juga terlihat dari peningkatan permintaan revisi Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) kepada Ditjen Perbendaharaan Kemenkeu di awal tahun ini. Januari, jumlah revisi DIPA mencapai 14,4% dibandingkan periode sama tahun lalu yang hanya 11%. 

“Misalnya, revisi DIPA untuk menggeser kegiatan program yang tadinya dilakukan pada Juli atau November menjadi ke Maret atau April. Kita akan buka terus revisi DIPA dan dorong K/L lakukan percepatan realisasi belanja sesuai arahan Presiden kepada seluruh menteri dan kepala lembaga,” ujar bendahara negara itu. 

Baca Juga: Ratusan triliun APBD masih ngendap di bank, Jokowi minta ini ke pemda

Dengan demikian, Sri Mulyani berharap percepatan-percepatan belanja yang dilakukan setiap K/L itu nantinya akan tecermin pada angka realisasi belanja pemerintah pusat pada akhir kuartal I-2020 mendatang.  

Per Januari, realisasi belanja pemerintah pusat mencapai Rp 71,4 triliun. Realisasi  belanja kementerian dan lembaga (K/L) sendiri mencapai Rp 30,9 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×