kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Perbaikan Infrastruktur Sekolah Jadi Agenda Depdiknas


Jumat, 30 Oktober 2009 / 19:02 WIB


Reporter: Hans Henricus | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Selain ekonomi, bidang kesejahteraan rakyat juga menjadi agenda Pemerintah dalam lima tahun ke depan. Salah satu contohnya Departemen Pendidikan Nasional yang menjanjikan perbaikan infrastruktur sekolah sebagai salah satu agenda utama.

Bahkan, Menteri Pendidikan Nasional, Muhammad Nuh mengatakan, sebisa mungkin urusan infrastruktur bisa rampung tahun depan. "Sudah tidak ada lagi yang namanya bocor, roboh," ujar Nuh seusai pembukaan National Summit di Jakarta.

Guna memuluskan rencana itu, Muhammad Nuh akan menggaet Gubernur, Bupati/Walikota untuk membenahi masalah infrastruktur sekolah. "Bagaimana kita mau bicara tentang inovasi, kalau tempat belajarnya saja masih di bawah standar," tutur mantan Menteri Komunikasi dan Informatika itu.

Dalam nota keuangan dan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) tahun 2010, Pemerintah mempertahankan anggaran pendidikan tetap mendapat jatah Rp 201,9 triliun, atau 20% dari total belanja negara yang mencapai Rp 1.009,5 triliun.

Lalu, pada akhir September lalu, Pemerintah mengubah alokasi anggaran pendidikan menjadi Rp 209,5 triliun lantaran terjadi perubahan anggaran belanja menjadi Rp 1047,7 triliun dalam APBN 2010.

Selain masalah infrastruktur sekolah, Nuh juga berjanji akan memperbaiki metodologi belajar mengajar selama yang memberi peran kepada siswa untuk lebih aktif, gaji, tunjangan, dan pendidikan guru.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×