kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Penurunan penjualan ritel berlanjut sejalan pelemahan optimisme konsumen


Rabu, 11 Maret 2020 / 07:30 WIB


Reporter: Bidara Pink | Editor: Adinda Ade Mustami

BI memperkirakan, IPR Februari 2020 sebesar 214, mengalami kontraksi 1,9% yoy. Penurunan tersebut lebih dalam dibanding penurunan pada bulan sebelumnya.

Penurunan ini dipengaruhi oleh penurunan penjualan sandang sebesar 29,3% yoy dan penurunan penjualan kelompok komunikasi sebesar 6% yoy. Sementara itu, kelompok suku cadang dan aksesori tumbuh melambat menjadi 3% yoy ketimbang Januari yang masih tumbuh 6,2% yoy.

Baca Juga: Catat, sektor-sektor ini bisa menjadi andalan di tengah ketidakpastian global

Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira mengatakan, kontraksi penjualan eceran pada Februari 2020 lantaran responden khawatir dengan adanya potensi kenaikan harga pada tiga bulan ke depan.

"Ini karena terganggunya aktivitas impor bahan baku dari China. Dampak Covid-19, juga momen ramadan dan Lebaran yang biasanya harga naik," tandas Bhima kepada KONTAN, kemarin.
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×