Reporter: Bidara Pink | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) memperkirakan, kinerja penjualan eceran meningkat pada momen Idul Fitri 2023 atau yang jatuh pada April 2023.
Ini tercermin dari Indeks Penjualan Riil (IPR) April 2023 yang sebesar 241,6 atau naik dibandingkan IPR Maret 2023 yang sebesar 215,3.
Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengungkapkan, peningkatan 12,2% mom ini didorong oleh periode Ramadan dan Idul Fitri.
"Selain itu, ada strategi potongan harga yang dilakukan ritel, serta kelancaran distribusi yang mendorong permintaan domestik," terang Erwin dalam laporannya, Rabu (10/5).
Baca Juga: Pertumbuhan PDB Indonesia Kuartal I-2023 Didorong Sektor Lapangan Usaha
Erwin bilang, peningkatan penjualan eceran terjadi pada mayoritas kelompok, terutama pada kelompok peralatan informasi dan komunikasi yang naik 12,7% mom.
Kemudian disusul subkelompok sandang yang tumbuh 17,4% mom, serta kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang tumbuh 13,4% mom.
Pun, IPR ini tumbuh 1,0% YoY dibandingkan IPR April 2022 yang pada waktu itu sebesar 239,2. Hanya saja, pertumbuhannya melambat dari pertumbuhan IPR Maret 2023 yang sebesar 4,9% YoY.
Erwin mengungkapkan, perlambatan pertumbuhan ini lebih karena faktor efek basis tinggi pada tahun lalu.
"Penjualan eceran pada periode sama tahun lalu cukup tinggi, karena ada peningkatan aktivitas sehubungan dengan tidak ada daerah yang menerapkan PPKM level 4," tambahnya.
Berdasarkan kelompoknya, penjualan eceran secara tahunan didorong oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang tubuh 3,9% YoY.
Kemudian ada juga subkelompok sandang yang tumbuh 0,5% YoY.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News












