kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   2.000   0,08%
  • USD/IDR 18.057   23,00   0,13%
  • IDX 4.997   -188,50   -3,64%
  • KOMPAS100 631   -26,97   -4,10%
  • LQ45 488   -20,09   -3,95%
  • ISSI 172   -7,03   -3,92%
  • IDX30 273   -10,40   -3,67%
  • IDXHIDIV20 357   -9,37   -2,56%
  • IDX80 72   -3,02   -4,00%
  • IDXV30 101   -1,50   -1,47%
  • IDXQ30 90   -3,25   -3,49%

Pengusaha berharap RUU omnibus law cipta kerja bisa rampung tahun ini


Rabu, 12 Februari 2020 / 21:49 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (tengah) menyerahkan surat presiden (surpres) tentang Rancangan Undang-undang (RUU) Cipta Kerja kepada pimpinan DPR Puan Maharani di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (12/2/2020).


Reporter: | Editor: Tendi Mahadi

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, mengatakan, pemerintah hari ini menyerahkan surat presiden untuk rancangan UU cipta kerja. RUU ini nantinya akan terdiri dari 79 UU, 15 bab, dengan 174 pasal yang akan dibahas bersama DPR.

"Kami akan menyerahkan Surpres, menyerahkan draft UU dan naskah akademiknya. Jadi semuanya sudah dilengkapi dan tadi kami menyerahkan," kata Airlangga di Gedung DPR, Rabu (12/2).

Baca Juga: Terdiri dari 15 bab dan 174 pasal, RUU Cipta Lapangan Kerja akan dibahas 7 Komisi DPR

Ketua DPR Puan Maharani mengatakan, pembahasan RUU cipta kerja akan melibatkan kurang lebih tujuh Komisi terkait di DPR. Pembahasan itu untuk membahas 11 klaster yang ada dalam RUU tersebut.

"Tadi disampaikan terdiri dari 15 bab dan 174 pasal. Akan melibatkan kurang lebih 7 komisi dan nantinya akan dijalankan melalui mekanisme yang ada di DPR, apakah itu melalui Baleg atau pansus karena melibatkan 7 komisi terkait dalam membahas 11 kluster yg terdiri dr 15 bab dan 174 pasal," ujar dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×