kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.936   44,00   0,25%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

Pengamat: Telah berhasil hadang arus modal keluar, BI bisa tahan suku bunga acuan


Kamis, 19 Juli 2018 / 14:33 WIB
ILUSTRASI. Logo Bank Indonesia (BI)


Reporter: Ghina Ghaliya Quddus | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Fokus kebijakan Bank Indonesia (BI) khususnya stabilitas nilai tukar rupiah, mulai membuahkan hasil. Hal ini ditunjukkan dengan kembali masuknya arus modal asing dan arus modal keluar yang lebih tenang.

Kepala Kajian LPEM FEB UI Febrio N Kacaribu mencatat, setelah sempat terdepresiasi hingga melewati level Rp 14.400 per dollar Amerika Serikat (AS), pergerakan rupiah selama dua minggu terakhir mulai lebih stabil dan berada di kisaran Rp 14.300-Rp 14.400 per dollar AS. 

Relatif stabilnya pergerakan rupiah saat ini terutama didorong oleh tindakan BI menaikkan suku bunga acuan sebanyak 100 basis bps selama tiga bulan terakhir dan intervensi langsung BI di pasar.

“Kenaikan suku bunga acuan BI membuat perbedaan imbal hasil antara aset berdenominasi mata uang negara berkembang dan aset dollar AS meningkat secara relatif serta menghadang arus modal keluar. Hal ini terlihat dari tren akumulasi arus modal masuk dari bulan Juni ke Juli yang mulai memperlihatkan bahwa arus modal keluar mulai mereda dibanding bulan-bulan sebelumnya,” jelas Febrio kepada Kontan.co.id, Kamis (19/7).




TERBARU

[X]
×