kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   -25.000   -0,89%
  • USD/IDR 17.847   -12,00   -0,07%
  • IDX 6.195   68,05   1,11%
  • KOMPAS100 824   16,97   2,10%
  • LQ45 619   8,11   1,33%
  • ISSI 215   -1,05   -0,49%
  • IDX30 350   2,03   0,58%
  • IDXHIDIV20 428   1,77   0,41%
  • IDX80 94   1,01   1,10%
  • IDXV30 118   -0,67   -0,56%
  • IDXQ30 112   0,74   0,66%

Indonesia–Norwegia Sepakat Perdagangan Karbon Raksasa


Kamis, 20 November 2025 / 13:17 WIB
Indonesia–Norwegia Sepakat Perdagangan Karbon Raksasa
ILUSTRASI. Indonesia dan Norwegia memperkuat kerja sama pengurangan emisi global dengan PLN menandatangani Mutual Expression of Intent untuk Program Generation-Based Incentive bersama GGGI


Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah Indonesia dan Norwegia kembali memperkuat kerja sama pengurangan emisi global. Dalam gelaran COP30 di Belém, Brasil, PT PLN (Persero) menandatangani Mutual Expression of Intent untuk Program Generation-Based Incentive bersama Global Green Growth Institute (GGGI).

Kesepakatan ini menjadi tindak lanjut perjanjian bilateral RI–Norwegia yang berpotensi menghasilkan pengurangan emisi hingga 12 juta ton CO?e, menjadikannya salah satu transaksi karbon terbesar di bawah mekanisme Article 6 Paris Agreement.

PLN memastikan siap menjalankan mandat besar ini. Direktur Teknologi, Engineering, dan Keberlanjutan PLN Evy Haryadi menyampaikan, kesepakatan tersebut menjadi bukti keseriusan PLN mendukung investasi hijau dan keberlanjutan lingkungan.

Baca Juga: BI Terima Repo Obligasi PT SMF Rp 290 Miliar, Dorong Sektor Perumahan

“Kesepakatan ini menjadi langkah konkret PLN dan Pemerintah Indonesia untuk mengatasi bencana iklim yang semakin nyata,” katanya dalam keterangan resmi, Kamis (20/11).

Menurut Evy, kemitraan dengan GGGI membuka jalan bagi transaksi karbon bilateral pertama di dunia sekaligus menjadi fondasi skema carbon financing terbesar untuk proyek energi terbarukan di Indonesia.

Penandatanganan dokumen ini juga memperkenalkan skema Generation-Based Incentive (GBI) untuk mendukung pencapaian Nationally Determined Contributions (NDC) Indonesia, memperluas pemanfaatan energi baru terbarukan, serta menekan ketergantungan pada batubara.

Kesepakatan tersebut akan menjadi dasar penyusunan Mitigation Outcome Purchase Agreement (MOPA) untuk pembelian Internationally Transferred Mitigation Options (ITMOs) yang kini dalam proses finalisasi. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×