kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Pengamat sebut Gerindra punya kans menang 2024 bila tak gabung Jokowi


Senin, 01 Juli 2019 / 15:23 WIB


Reporter: | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago menyarankan Partai Gerindra untuk kembali berpuasa kekuasAan selama 5 tahun ke depan. Ia yakin pada 2024 Gerindra punya kans memenangkan pemilu.

Karena itu, ia menyarakan agar Gerindra kembali puasa kekuasaan dengan tidak bergabung dalam koalisi pemenang pemilu 2019. "Lebih baik Gerindra puasa 5 tahun lagi, Gerindra punya momentum emas, punya kans memenangkan pemilu 2024," ujar Pangi, Senin (1/7).

Pangi menjelaskan, pertama Gerindra memiliki peluang bila pemerintahan presiden terpilih Joko Widodo nantinya tidak memuaskan. Pasalnya Jokowi dapat diasosiasikan dengan PDIP. Kedua, Gerindra merupakan salah satu partai yang memiliki kekuatan besar. Oleh karena itu, Gerindra mampu mengimbangi jalannya pemerintahan nanti.

"Gerindra salah satu partai yang mampu mengimbangi, mengkoreksi jalannya pemerintahan, dan punya bergaining posisition memainkan peran oposisi," terang Pangi.

Oleh karena itu, bila Gerindra menerima tawaran bergabung akan lebih banyak kerugian. Tidak hanya bagi partai, tetapi juga bagi sistem demokrasi di Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×