kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Gerindra tidak menampik ada perbedaan pendapat di internal partai


Senin, 01 Juli 2019 / 13:23 WIB


Sumber: TribunNews.com | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Anggota Dewan Penasihat Partai Gerindra Muhammad Syafi'i tidak menampik bahwa ada perbedaan pendapat di internal partainya apakah akan menerima tawaran masuk pemerintahan atau tetap menjadi oposisi. Namun menurutnya perdebatan tersebut kini sudah berkurang.

"Mungkin karena sudah terbiasa juga ya jadi oposisi sehingga perbedaan pendapatnya semakin berkurang," kata pria yang karib disapa Romo Syafi'i tersebut di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, (1/7).

Menurutnya semakin ke sini, kecenderungan kader Gerindra pandangannya menginginkan partai tetap mengambil peran oposisi. Salah satu alasannya Partai Gerindra sudah terbiasa menjadi oposisi. "Ketika kita memilih oposisi kecenderungan kader arahnya sama. memilih menjadi oposisi," katanya.

Menurut Romo, Prabowo sendiri arahnya menginginkan partai berada di luar pemerintahan. Mengontrol kebijakan pemerintah, untuk kepentingan rakyat. "Berada di luar pemerintahan," tuturnya.

Sementara terkait PAN PKS, Demokrat yang pernah satu koalisi di Pemilu Presiden 2019 lalu, dia mengatakan itu terserah pada partainya masing-masing.

Gerindra tidak bisa mengintervensi kebijakan masing-masing partai. "Ya kita gak ikut-ikutan. kalau mereka memilih hal yang sama berarti kita bertemu pada jalur yang sama," katanya. (Taufik Ismail)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul "Politisi Gerindra Sebut Partainya Cenderung Memilih Oposisi"

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×