kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.537   37,00   0,21%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pengamat: Pesawat MA-60 tak perlu di-grounded


Selasa, 10 Mei 2011 / 12:05 WIB
ILUSTRASI. Resep beef teriyaki


Reporter: Dani Prasetya | Editor: Edy Can

JAKARTA. Pengamat penerbangan Dudi Sudibyo menilai usulan untuk menghentikan pengoperasian pesawat jenis MA-60 tidak tepat. Dia mengatakan, penghentian pengoperasian pesawat tersebut akan merugikan Merpati Airlines.

Asal tahu saja, anggota DPR mengusulkan penghentian pengoperasian pesawat Merpati jenis MA-60 setelah terjadi kecelakaan di Kaimanan, Papua Barat. Salah satu alasannya karena pesawat tersebut tidak memiliki sertifikasi Federal Aviation Administration (FAA).

Dudi mengatakan, sertifikat FAA itu bukan label kelayakan terbang sebuah pesawat. Karena itu, dia menyarankan, berbagai usulan sebaiknya menunggu hasil penyelidikan Komite Keselamatan Nasional Transportasi (KNKT). "Tidak perlu grounded karena waktu grounded di Indonesia tidak pernah jelas," katanya, Selasa (10/5).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×