kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Soal kelaikan pesawat MA-60, pemerintah tunggu investigasi KNKT


Senin, 09 Mei 2011 / 14:49 WIB


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Kelaikan terbang pesawat MA-60 buatan China menunggu hasil investigasi Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Menteri Perhubungan Freddy Numberi mengatakan, pemerintah akan mengambil keputusan berdasarkan hasil investigasi KNKT tersebut.

Dia mengatakan, pemerintah tidak ingin terlalu cepat membuat kesimpulan. "Jadi kita tunggu saja hasil investigasi kemudian baru kita bisa membuat justifikasi," katanya, Senin (9/5).

Freddy mengatakan, pesawat MA-60 itu sudah dipakai dan beroperasi di beberap negara. Selain itu, dia mengatakan, pengadaan pesawat tersebut juga dalam batas kewajaran.

Sebelumnya, pesawat jenis ini yang digunakan maskapai Merpati ini jatuh di perairan Kaimana, Papua Barat.
Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla mengaku sempat mempertanyakan pengadaan pesawat itu. Ia pernah tidak setuju dengan pengadaan itu namun diloloskan.

Soal penolakan Kalla, Freddy membantahnya. Menurut Freddy, pengadaan pesawat itu sudah dilakukan sejak pemerintahan Megawati Soekarnoputri. "Waktu beliau jadi wakil presiden sudah ada laporan-laporannya," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×