kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   23.000   0,89%
  • USD/IDR 17.924   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.242   -56,72   -0,90%
  • KOMPAS100 813   -5,85   -0,71%
  • LQ45 621   -2,15   -0,35%
  • ISSI 215   -3,31   -1,52%
  • IDX30 344   -1,09   -0,32%
  • IDXHIDIV20 429   0,02   0,00%
  • IDX80 93   -0,53   -0,57%
  • IDXV30 116   -0,90   -0,76%
  • IDXQ30 111   -0,10   -0,09%

Soal kelaikan pesawat MA-60, pemerintah tunggu investigasi KNKT


Senin, 09 Mei 2011 / 14:49 WIB


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Kelaikan terbang pesawat MA-60 buatan China menunggu hasil investigasi Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Menteri Perhubungan Freddy Numberi mengatakan, pemerintah akan mengambil keputusan berdasarkan hasil investigasi KNKT tersebut.

Dia mengatakan, pemerintah tidak ingin terlalu cepat membuat kesimpulan. "Jadi kita tunggu saja hasil investigasi kemudian baru kita bisa membuat justifikasi," katanya, Senin (9/5).

Freddy mengatakan, pesawat MA-60 itu sudah dipakai dan beroperasi di beberap negara. Selain itu, dia mengatakan, pengadaan pesawat tersebut juga dalam batas kewajaran.

Sebelumnya, pesawat jenis ini yang digunakan maskapai Merpati ini jatuh di perairan Kaimana, Papua Barat.
Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla mengaku sempat mempertanyakan pengadaan pesawat itu. Ia pernah tidak setuju dengan pengadaan itu namun diloloskan.

Soal penolakan Kalla, Freddy membantahnya. Menurut Freddy, pengadaan pesawat itu sudah dilakukan sejak pemerintahan Megawati Soekarnoputri. "Waktu beliau jadi wakil presiden sudah ada laporan-laporannya," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×