kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.902.000   75.000   2,65%
  • USD/IDR 16.967   -33,00   -0,19%
  • IDX 7.184   136,22   1,93%
  • KOMPAS100 993   21,00   2,16%
  • LQ45 727   10,98   1,53%
  • ISSI 257   5,98   2,38%
  • IDX30 393   4,71   1,21%
  • IDXHIDIV20 487   -0,17   -0,03%
  • IDX80 112   2,02   1,84%
  • IDXV30 135   -0,77   -0,57%
  • IDXQ30 128   1,38   1,08%

Pengamat: Perusahaan BUMN harus maksimalkan proyek bisnis di dalam negeri


Rabu, 11 Juli 2018 / 21:26 WIB
ILUSTRASI. Mantan Sekretaris Menteri Negara BUMN Said Didu


Reporter: Kiki Safitri | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dinilai masih perlu memaksimalkan potensi binis di Indonesia. Sehingga perusahaan BUMN belum perlu melalukan ekspansi ke luar negeri. "Jadi saya tidak terlalu penting ekspansi ke luar, tapi harus yang menguntungkan," kata pengamat BUMN Said Didu saat dihubungi Kontan.co.id, Rabu (11/7).

Said menambahkan, sebelum melakukan ekspansi keluar, ada baiknya perusahaan BUMN memanfaatkan potensi pasar domestik. Ini dilakukan agar potensi pasar dalam negeri tidak diambil oleh perusahaan-perusahaan asing. "Tapi jangan juga kita ekspansi keluar, terus perusahaan asing masuk ke Indonesia," ujarnya.

Said menegaskan bahwa sebaiknya BUMN mengutamakan usaha domestik terlebih dahulu barulah memutuskan ekspansi ke luar negeri. Ekspansi perlu dilakukan jika pasar domestik sudah jenuh.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×