kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   -38.000   -2,09%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Pengamat: Perusahaan BUMN harus maksimalkan proyek bisnis di dalam negeri


Rabu, 11 Juli 2018 / 21:26 WIB
Pengamat: Perusahaan BUMN harus maksimalkan proyek bisnis di dalam negeri
ILUSTRASI. Mantan Sekretaris Menteri Negara BUMN Said Didu


Reporter: Kiki Safitri | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dinilai masih perlu memaksimalkan potensi binis di Indonesia. Sehingga perusahaan BUMN belum perlu melalukan ekspansi ke luar negeri. "Jadi saya tidak terlalu penting ekspansi ke luar, tapi harus yang menguntungkan," kata pengamat BUMN Said Didu saat dihubungi Kontan.co.id, Rabu (11/7).

Said menambahkan, sebelum melakukan ekspansi keluar, ada baiknya perusahaan BUMN memanfaatkan potensi pasar domestik. Ini dilakukan agar potensi pasar dalam negeri tidak diambil oleh perusahaan-perusahaan asing. "Tapi jangan juga kita ekspansi keluar, terus perusahaan asing masuk ke Indonesia," ujarnya.

Said menegaskan bahwa sebaiknya BUMN mengutamakan usaha domestik terlebih dahulu barulah memutuskan ekspansi ke luar negeri. Ekspansi perlu dilakukan jika pasar domestik sudah jenuh.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×