kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.581.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.955   43,00   0,24%
  • IDX 6.031   -40,47   -0,67%
  • KOMPAS100 779   -6,16   -0,79%
  • LQ45 597   -4,27   -0,71%
  • ISSI 209   -1,73   -0,82%
  • IDX30 331   -2,19   -0,66%
  • IDXHIDIV20 422   -2,55   -0,60%
  • IDX80 89   -0,68   -0,75%
  • IDXV30 114   -0,54   -0,47%
  • IDXQ30 108   -0,38   -0,35%

Pengamat: Perusahaan BUMN harus maksimalkan proyek bisnis di dalam negeri


Rabu, 11 Juli 2018 / 21:26 WIB
ILUSTRASI. Mantan Sekretaris Menteri Negara BUMN Said Didu


Reporter: | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dinilai masih perlu memaksimalkan potensi binis di Indonesia. Sehingga perusahaan BUMN belum perlu melalukan ekspansi ke luar negeri. "Jadi saya tidak terlalu penting ekspansi ke luar, tapi harus yang menguntungkan," kata pengamat BUMN Said Didu saat dihubungi Kontan.co.id, Rabu (11/7).

Said menambahkan, sebelum melakukan ekspansi keluar, ada baiknya perusahaan BUMN memanfaatkan potensi pasar domestik. Ini dilakukan agar potensi pasar dalam negeri tidak diambil oleh perusahaan-perusahaan asing. "Tapi jangan juga kita ekspansi keluar, terus perusahaan asing masuk ke Indonesia," ujarnya.

Said menegaskan bahwa sebaiknya BUMN mengutamakan usaha domestik terlebih dahulu barulah memutuskan ekspansi ke luar negeri. Ekspansi perlu dilakukan jika pasar domestik sudah jenuh.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×