kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Pengamat: Perusahaan BUMN harus maksimalkan proyek bisnis di dalam negeri


Rabu, 11 Juli 2018 / 21:26 WIB
ILUSTRASI. Mantan Sekretaris Menteri Negara BUMN Said Didu


Reporter: | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dinilai masih perlu memaksimalkan potensi binis di Indonesia. Sehingga perusahaan BUMN belum perlu melalukan ekspansi ke luar negeri. "Jadi saya tidak terlalu penting ekspansi ke luar, tapi harus yang menguntungkan," kata pengamat BUMN Said Didu saat dihubungi Kontan.co.id, Rabu (11/7).

Said menambahkan, sebelum melakukan ekspansi keluar, ada baiknya perusahaan BUMN memanfaatkan potensi pasar domestik. Ini dilakukan agar potensi pasar dalam negeri tidak diambil oleh perusahaan-perusahaan asing. "Tapi jangan juga kita ekspansi keluar, terus perusahaan asing masuk ke Indonesia," ujarnya.

Said menegaskan bahwa sebaiknya BUMN mengutamakan usaha domestik terlebih dahulu barulah memutuskan ekspansi ke luar negeri. Ekspansi perlu dilakukan jika pasar domestik sudah jenuh.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×