kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.679.000   50.000   1,90%
  • USD/IDR 17.910   -29,00   -0,16%
  • IDX 6.410   65,94   1,04%
  • KOMPAS100 845   12,09   1,45%
  • LQ45 640   9,44   1,50%
  • ISSI 222   2,82   1,29%
  • IDX30 359   5,14   1,45%
  • IDXHIDIV20 438   4,81   1,11%
  • IDX80 96   1,44   1,52%
  • IDXV30 120   0,97   0,81%
  • IDXQ30 114   1,39   1,23%

Pemerintah tetapkan defisit APBN 2021 mencapai 4,17% dari PDB


Selasa, 12 Mei 2020 / 17:09 WIB
ILUSTRASI. Menteri Keuangan Sri Mulyani menyampaikan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020 di Jakarta, Rabu (19/2/2020).


Reporter: Rahma Anjaeni | Editor: Noverius Laoli

"Hal ini mengingat kebijakan fiskal menjadi instrumen yang sangat strategis dan vital dalam proses pemulihan ekonomi," kata Sri Mulyani.

Adapun Sri Mulyani mengatakan kebijakan pembiayaan di tahun 2021 mendatang, diarahkan untuk mendukung countercyclical dalam stabilisasi ekonomi. Di dalam upaya ini, beberapa langkah yang dilakukan oleh pemerintah adalah sebagai berikut.

Pertama, peningkatan akses pembiayaan bagi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), UMi, dan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Baca Juga: Menkeu Sri Mulyani prediksi penerimaan negara tahun depan masih seret

Kedua, pendalaman pasar efisiensi cost of borrowing, serta efektivitas kuasi fiskal untuk akselerasi daya saing dan peningkatan ekspor.

Ketiga, dukungan restrukturisasi BUMN, penguatan BLU, dan sovereign well funds untuk mendukung pemulihan ekonomi dan akselerasi pembangunan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×