kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.825.000   20.000   0,71%
  • USD/IDR 17.241   -67,00   -0,39%
  • IDX 7.129   -249,12   -3,38%
  • KOMPAS100 967   -37,26   -3,71%
  • LQ45 691   -25,11   -3,51%
  • ISSI 259   -8,46   -3,16%
  • IDX30 382   -11,34   -2,88%
  • IDXHIDIV20 471   -11,15   -2,31%
  • IDX80 108   -4,04   -3,60%
  • IDXV30 137   -2,36   -1,69%
  • IDXQ30 123   -3,19   -2,53%

Pemerintah telah tunjuk firma hukum untuk gugat Uni Eropa di WTO


Rabu, 13 November 2019 / 15:05 WIB
ILUSTRASI. Logo digambarkan di luar markas Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) di sebelah lampu merah di Jenewa, Swiss, 2 Oktober 2018


Reporter: Abdul Basith | Editor: Noverius Laoli

Meski tengah mempersiapkan gugatan, Indonesia juga masih terus melakukan perundingan Perjanjian Kerja Sama Ekonomi Komperhensif Indonesia EU (IEU CEPA).

Baca Juga: Begini cara pendiri Microsoft Bill Gates mengendalikan egonya

IEU CEPA merupakam salah satu perjanjian prioritas bagi Indonesia. Menteri Perdagangan Agus Suparmanto bilang penyelesaian masalah diskriminasi minyak sawit akan dilakukan paralel dengan perundingan IEU CEPA.

"Penyelesaian diskriminasi akan dilakukan berbarengan dengan perundingan IEU CEPA," terang Agus.

Saat ini, pemerintah Indonesia masih menginventarisir perjanjian IEU CEPA. Nantinya masalah minyak sawit juga akan dibahas dalam bab mengenai keberlanjutan atau sustainability.

Baca Juga: Wapres beberkan komitmen pemerintah mengembangkan ekonomi syariah

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×