kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.023.000   -45.000   -1,47%
  • USD/IDR 16.823   -17,00   -0,10%
  • IDX 8.322   41,40   0,50%
  • KOMPAS100 1.169   5,71   0,49%
  • LQ45 843   5,44   0,65%
  • ISSI 297   2,30   0,78%
  • IDX30 446   4,50   1,02%
  • IDXHIDIV20 535   5,84   1,10%
  • IDX80 130   0,54   0,41%
  • IDXV30 146   2,84   1,99%
  • IDXQ30 144   1,31   0,92%

Pemerintah siapkan Rp 24 miliar biaya kepulangan WNI overstay


Minggu, 03 April 2011 / 19:22 WIB
Pemerintah siapkan Rp 24 miliar biaya kepulangan WNI overstay
ILUSTRASI. Rudal pencegat THAAD diluncurkan dari Pacific Spaceport Complex Alaska selama Percobaan THAAD-01 di Kodiak, Alaska, AS, 30 Juli 2017.


Reporter: Hans Henricus |

JAKARTA. Bulan ini Pemerintah akan memulangkan para warga negara Indonesia (WNI) yang melebihi izin tinggal atau overstay dari Arab Saudi. Pemerintah merogoh kocek hingga Rp24 miliar untuk memuluskan perjalanan para WNI hingga tiba di tanah air.

Dana sebesar itu dipakai untuk membiayai kapal laut yang menjemput para WNI di Jeddah, Arab Saudi. "Kita menggunakan kapal Pelni untuk menjemput," Kata Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono akhir pekan lalu.

Menurut Agung dana sebesar itu berasal dari penghematan anggaran negara selama tahun 2010 lalu. "Jadi, bersumber dari APBN," imbuhnya.

Sebanyak 2928 WNI overstay telah berada di Jeddah. Mereka akan kembali ke Indonesia memakai Kapal bernama Labobar dengan kapasitas 3.080 orang.

Kapal Labobar berangkat dari Tanjung Priok pada 9 April nanti. Paling lambat kapal tiba di pelabuhan Jeddah pada 20 April. Selanjutnya, para WNI akan menempuh 10 hari perjalanan di laut hingga sampai di Tanjung Priok pada akhir April nanti.

Kementerian Koordinator Kesejahteraan Rakyat telah berkoordinasi dengan Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Badan Nasional Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia, serta Kementerian Sosial. Dengan demikian proses penampungan para WNI setelah tiba di Tanjung Priok hingga mereka kembali ke kampung halaman berjalan lancar.

Adapun sejak Januari lalu pemerintah sudah memulangkan 2.072 WNI. Mereka kembali ke tanah air memakai pesawat Garuda dalam 6 kali penerbangan.

Total WNI overstay di Arab Saudi mencapai sekitar 50 ribu orang. Mereka terbelit masalah imigrasi dengan pemerintah Arab Saudi. Contohnya, izin kunjungan ke Arab Saudi untuk beribadah malah dipakai untuk bekerja.

Agung menambahkan, pemerintah hanya menanggung penuh proses pemulangan WNI overstay memakai kapal laut pada bulan ini. "Sekarang pemerintah menangani, nanti pada waktunya harus ada sharing juga," kata politisi Partai Golkar itu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×