kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Pemerintah siapkan kurikulum ekonomi digital


Kamis, 21 September 2017 / 12:41 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - Pemerintah akan menyiapkan kurikulum untuk menyambut ekonomi digital. Hal ini untuk mempersiapkan sumber daya manusia bersaing di era digital seperti saat ini.

Presiden Joko Widodo mengatakan, nantinya sekolah menengah kejuruan dan perguruan tinggi harus mempunyai jurusan terkait ekonomi digital. "Universitas, SMK harus memiliki jurusan terkait e-commerce," kata Jokowi, Rabu (20/9). Selain kurikulum terkait ekonomi digital, nantinya diharpakan ada juga bahan ajar soal logistik, ritel, manajemen e-commerce dan animasi.

Beberapa kurikulum tersebut akan disiapkan pemerintah ke depan. Selain di dunia pendidikan, edukasi kepada beberapa pengusaha korporasi dan UMKM perlu dilakukan.

Untuk itu, Jokowi mendorong beberapa BUMN dan jajaran kementerian terkait edukasi kepada dunia usaha ini. Ekonomi digital menurut pemerintah merupakan salah satu revolusi industri keempat.

Darmin Nasution, Menko Perekonomian mengakui saat ini kesiapan SDM untuk menyambut ekonomi digital masih kurang. "Ada kesenjangan antara kebutuhan dan persediaan SDM yang siap," kata Opung sapaan akrabnya. Terkait ini, pemerintah akan segera melakukan jalan keluar untuk menyelesaikan masalah ini.

Selain sumber daya manusia, infrastruktur juga harus disiapkan dalam upaya pemerintah menyambut ekonomi digital ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×