kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Jokowi: Kurikulum ikut perkembangan jaman


Minggu, 23 Juli 2017 / 07:37 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin agar kurikulum pendidikan dibuat fleksibel. Dia juga meminta agar paradigma pendidikan juga diubah.

Fleksibilitas dan perubahan paradigma tersebut diperlukan agar pendidikan di Indonesia bisa mengikuti kebutuhan dan perkembangan jaman. "Jangan linear,rutinitas saja,kalau tetap seperti itu ditinggal kita," katanya dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan di Jakarta, Sabtu (22/7) kemarin.

Selain fleksibel, Jokowi juga minta agar bentuk pembelajaran yang dialami mahasiswa atau siswa didik secara langsung di lapangan bisa diakui dosen dan guru sebagai proses pembelajaran. Bukan hanya diakui, proses tersebut bahkan harus diapresiasi.

Langkah tersebut harus dilakukan karena di era sekarang, belajar tidak hanya bisa dilakukan melalui buku teks saja. Proses belajar juga bisa dilakukan dari media sosial, dan internet.

"Masukkan itu ke dalam SKS, misal ada mahasiswa belajar buat aplikasi dan berhasil itu harus dihargai sebagai SKS," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×