kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.784.000   -30.000   -1,07%
  • USD/IDR 17.344   78,00   0,45%
  • IDX 7.101   28,83   0,41%
  • KOMPAS100 958   2,89   0,30%
  • LQ45 684   1,82   0,27%
  • ISSI 255   0,38   0,15%
  • IDX30 380   1,10   0,29%
  • IDXHIDIV20 465   2,14   0,46%
  • IDX80 107   0,37   0,34%
  • IDXV30 136   1,19   0,88%
  • IDXQ30 121   0,39   0,32%

Jokowi: Kurikulum ikut perkembangan jaman


Minggu, 23 Juli 2017 / 07:37 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin agar kurikulum pendidikan dibuat fleksibel. Dia juga meminta agar paradigma pendidikan juga diubah.

Fleksibilitas dan perubahan paradigma tersebut diperlukan agar pendidikan di Indonesia bisa mengikuti kebutuhan dan perkembangan jaman. "Jangan linear,rutinitas saja,kalau tetap seperti itu ditinggal kita," katanya dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan di Jakarta, Sabtu (22/7) kemarin.

Selain fleksibel, Jokowi juga minta agar bentuk pembelajaran yang dialami mahasiswa atau siswa didik secara langsung di lapangan bisa diakui dosen dan guru sebagai proses pembelajaran. Bukan hanya diakui, proses tersebut bahkan harus diapresiasi.

Langkah tersebut harus dilakukan karena di era sekarang, belajar tidak hanya bisa dilakukan melalui buku teks saja. Proses belajar juga bisa dilakukan dari media sosial, dan internet.

"Masukkan itu ke dalam SKS, misal ada mahasiswa belajar buat aplikasi dan berhasil itu harus dihargai sebagai SKS," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×