kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Jokowi: Kurikulum ikut perkembangan jaman


Minggu, 23 Juli 2017 / 07:37 WIB
Jokowi: Kurikulum ikut perkembangan jaman


Reporter: Agus Triyono | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin agar kurikulum pendidikan dibuat fleksibel. Dia juga meminta agar paradigma pendidikan juga diubah.

Fleksibilitas dan perubahan paradigma tersebut diperlukan agar pendidikan di Indonesia bisa mengikuti kebutuhan dan perkembangan jaman. "Jangan linear,rutinitas saja,kalau tetap seperti itu ditinggal kita," katanya dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan di Jakarta, Sabtu (22/7) kemarin.

Selain fleksibel, Jokowi juga minta agar bentuk pembelajaran yang dialami mahasiswa atau siswa didik secara langsung di lapangan bisa diakui dosen dan guru sebagai proses pembelajaran. Bukan hanya diakui, proses tersebut bahkan harus diapresiasi.

Langkah tersebut harus dilakukan karena di era sekarang, belajar tidak hanya bisa dilakukan melalui buku teks saja. Proses belajar juga bisa dilakukan dari media sosial, dan internet.

"Masukkan itu ke dalam SKS, misal ada mahasiswa belajar buat aplikasi dan berhasil itu harus dihargai sebagai SKS," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×