kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Pemerintah segera impor 10.000 ton daging sapi


Selasa, 24 Mei 2016 / 16:41 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Pemerintah memutuskan membuka kran impor beberapa komoditas pangan. Dalam Rapat Koordinasi tentang Pangan pada Selasa (24/5), pembukaan kran impor pangan berlaku untuk dua komoditas, yakni bawang merah dan daging sapi.

Darmin Nasution, Menteri Koordinator Perekonomian mengatakan, pemerintah akan impor bawang merah sebanyak 2.500 ton. Langkah impor ini dilakukan karena menjelang lebaran ini, harga bawang merah naik tinggi.

Sementara itu, musim panen bawang merah belum tiba. "Baru mungkin dua atau tiga minggu lagi," katanya di Komplek Istana Negara Selasa (24/5).

Lalu, pemerintah akan impor daging sapi sampai dengan 10.000 ton. Strategi ini untuk menekan harga daging di kisaran Rp 80.000- Rp 85.000 per kilogram.

Darmin mengatakan, impor tersebut nantinya akan langsung dilakukan oleh badan usaha milik negara (BUMN). "Bulog, Berdikari dan PPI," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×