kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pemerintah segera impor 10.000 ton daging sapi


Selasa, 24 Mei 2016 / 16:41 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Pemerintah memutuskan membuka kran impor beberapa komoditas pangan. Dalam Rapat Koordinasi tentang Pangan pada Selasa (24/5), pembukaan kran impor pangan berlaku untuk dua komoditas, yakni bawang merah dan daging sapi.

Darmin Nasution, Menteri Koordinator Perekonomian mengatakan, pemerintah akan impor bawang merah sebanyak 2.500 ton. Langkah impor ini dilakukan karena menjelang lebaran ini, harga bawang merah naik tinggi.

Sementara itu, musim panen bawang merah belum tiba. "Baru mungkin dua atau tiga minggu lagi," katanya di Komplek Istana Negara Selasa (24/5).

Lalu, pemerintah akan impor daging sapi sampai dengan 10.000 ton. Strategi ini untuk menekan harga daging di kisaran Rp 80.000- Rp 85.000 per kilogram.

Darmin mengatakan, impor tersebut nantinya akan langsung dilakukan oleh badan usaha milik negara (BUMN). "Bulog, Berdikari dan PPI," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×