kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.627.000   -10.000   -0,38%
  • USD/IDR 17.658   1,00   0,01%
  • IDX 6.686   66,77   1,01%
  • KOMPAS100 877   10,98   1,27%
  • LQ45 666   9,17   1,40%
  • ISSI 233   2,34   1,01%
  • IDX30 372   4,41   1,20%
  • IDXHIDIV20 459   4,13   0,91%
  • IDX80 100   1,30   1,32%
  • IDXV30 127   1,31   1,04%
  • IDXQ30 119   1,06   0,90%

Pemerintah segera impor 10.000 ton daging sapi


Selasa, 24 Mei 2016 / 16:41 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Pemerintah memutuskan membuka kran impor beberapa komoditas pangan. Dalam Rapat Koordinasi tentang Pangan pada Selasa (24/5), pembukaan kran impor pangan berlaku untuk dua komoditas, yakni bawang merah dan daging sapi.

Darmin Nasution, Menteri Koordinator Perekonomian mengatakan, pemerintah akan impor bawang merah sebanyak 2.500 ton. Langkah impor ini dilakukan karena menjelang lebaran ini, harga bawang merah naik tinggi.

Sementara itu, musim panen bawang merah belum tiba. "Baru mungkin dua atau tiga minggu lagi," katanya di Komplek Istana Negara Selasa (24/5).

Lalu, pemerintah akan impor daging sapi sampai dengan 10.000 ton. Strategi ini untuk menekan harga daging di kisaran Rp 80.000- Rp 85.000 per kilogram.

Darmin mengatakan, impor tersebut nantinya akan langsung dilakukan oleh badan usaha milik negara (BUMN). "Bulog, Berdikari dan PPI," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×