kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45920,11   -0,67   -0.07%
  • EMAS942.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.31%
  • RD.CAMPURAN 0.18%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.05%

Pemerintah pastikan rasio ketersediaan kasur di rumah sakit masih aman


Kamis, 13 Agustus 2020 / 20:38 WIB
Pemerintah pastikan rasio ketersediaan kasur di rumah sakit masih aman
ILUSTRASI. Juru Bicara Satgas COVID-19 Wiku Adisasmito berpose usai memberikan keterangan di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (21/7/2020). Pemerintah resmi menunjuk Wiku Adisasmito menjadi juru bicara pemerintah menggantikan Achmad Yurianto. ANTARA FOTO/Akbar Nugroh


Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah memastikan rasio ketersediaan kasur rumah sakit (bed occupancy ratio/BOR) di Indonesia masih aman dalam penanganan virus corona (Covid-19).

Saat ini BOR di Indonesia berada di angka sekitar 66%. Sementara berdasarkan ketentuan yang ada, rata-rata BOR yang dinyatakan masih aman berkisar antara 60% hingga 80% per bulan.

Baca Juga: Update corona Jakarta, Kamis (13/8): 27.863 kasus, 17.836 sembuh, 981 meninggal

"Artinya masih ada buffer sekitar 14% menuju 80% dan tentunya ini adalah BOR Rumah Sakit dengan bed-bed khusus untuk pasien Covid-19," ujar Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito saat memberikan keterangan pers, Kamis (13/8).

Wiku menegaskan saat ini keadaan penanganan Covid-19 masih terkendali. Pemerintah telah mempertimbangkan bila ada peningkatan kasus positif. "Apabila keadaannya meningkat, tentunya kita tidak harapkan, ada rumah sakit rumah - sakit lainnya yang bisa disiapkan untuk menangani Covid-19 dengan persiapan-persiapan yang matang," jelas Wiku.

Namun, Wiku menegaskan agar masyarakat dapat mencegah terjadinya peningkatan kasus. Hal itu dengan cara menerapkan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19 antara lain mencuci tangan, menggunakan masker, dan menjaga jarak.

Apa bila terdapat orang yang menunjukkan gejala Covid-19 dapat segera melapor kepada fasilitas kesehatan. Sehingga nantinya orang tersebut mendapatkan penanganan lebih awal dan melakukan isolasi mandiri. "Rumah sakit hanya untuk menangani kasus-kasus yang perlu penanganan di rumah sakit yang biasanya adalah kasus berat," terang Wiku.

Baca Juga: Syarat rapid test untuk naik pesawat ditiadakan, ini respon industri pariwisata

Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 hingga Kamis (13/8) angka pasien positif Covid-19 di Indonesia mencapai 132.816 orang. Dari angka tersebut sebanyak 87.558 orang kembali sembuh dan 5.968 orang meninggal dunia.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×