kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.827.000   -10.000   -0,35%
  • USD/IDR 17.049   32,00   0,19%
  • IDX 7.048   -43,45   -0,61%
  • KOMPAS100 972   -4,90   -0,50%
  • LQ45 716   -1,68   -0,23%
  • ISSI 251   -1,25   -0,50%
  • IDX30 389   -0,10   -0,03%
  • IDXHIDIV20 487   -1,85   -0,38%
  • IDX80 110   -0,59   -0,54%
  • IDXV30 135   -0,95   -0,70%
  • IDXQ30 127   0,03   0,02%

Pemerintah Pangkas Anggaran K/L Tak Prioritas hingga Rp 130 Triliun


Selasa, 31 Maret 2026 / 20:26 WIB
Pemerintah Pangkas Anggaran K/L Tak Prioritas hingga Rp 130 Triliun
ILUSTRASI. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto (KONTAN/Dendi Siswanto)


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID-JAKARTA Pemerintah melakukan langkah besar dalam pengelolaan keuangan negara dengan melakukan refocusing anggaran kementerian dan lembaga (K/L) yang diperkirakan mencapai Rp 121,2 triliun hingga Rp 130,2 triliun. 

Kebijakan ini diambil sebagai bagian dari strategi menghadapi dinamika global sekaligus memastikan belanja negara lebih produktif dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Baca Juga: Kebijakan Hemat Energi dan Anggaran Diperketat, Negara Berpotensi Hemat Rp 204 T

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan bahwa pengalihan anggaran difokuskan dari belanja yang kurang prioritas menuju program-program strategis. 

Sejumlah pos yang menjadi sasaran efisiensi antara lain perjalanan dinas, kegiatan rapat, belanja non-operasional, serta kegiatan seremonial.

"Potensi prioritasasi dan refocusing anggaran kementerian dan lembaga ini dalam range Rp 121,2 triliun hingga Rp 130,2 triliun," ujar Airlangga dalam Konferensi Pers, Selasa (31/3).

Dana hasil refocusing tersebut akan digunakan untuk mendukung berbagai program prioritas pemerintah, termasuk percepatan pembangunan, penguatan daya tahan ekonomi, serta rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana, khususnya di wilayah Sumatra.

Selain refocusing, pemerintah juga mendorong percepatan realisasi belanja kementerian dan lembaga agar memberikan efek berganda terhadap perekonomian.

Baca Juga: Selesaikan Lawatan di Jepang, Prabowo Awali Kunjungan Kenegaraan ke Republik Korea

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×