kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.827.000   -10.000   -0,35%
  • USD/IDR 17.049   32,00   0,19%
  • IDX 7.048   -43,45   -0,61%
  • KOMPAS100 972   -4,90   -0,50%
  • LQ45 716   -1,68   -0,23%
  • ISSI 251   -1,25   -0,50%
  • IDX30 389   -0,10   -0,03%
  • IDXHIDIV20 487   -1,85   -0,38%
  • IDX80 110   -0,59   -0,54%
  • IDXV30 135   -0,95   -0,70%
  • IDXQ30 127   0,03   0,02%

Harga Minyak Meroket, Banderol Pertalite & Biosolar 1 April 2026 Dipastikan Tetap


Selasa, 31 Maret 2026 / 15:04 WIB
Diperbarui Selasa, 31 Maret 2026 / 15:33 WIB
Harga Minyak Meroket, Banderol Pertalite & Biosolar 1 April 2026 Dipastikan Tetap
ILUSTRASI. Harga Minyak Meroket, Banderol Pertalite & Biosolar 1 April 2026 Dipastikan Tetap


Sumber: Kompas.com | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - Jakarta. Harga minyak mentah naik tinggi pasca penutupan Selat Hormuz. Namun pemerintah memastikan kenaikan harga BBM tidak akan terjadi pada BBM bersubsidi. 

Dilansir dari Kompas.com, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan tidak akan ada kenaikan harga BBM bersubsidi pada 1 April 2026, meskipun harga minyak mentah dunia tengah bergejolak.

Harga BBM subsidi tetap dipertahankan, yakni:

- Pertalite: Rp 10.000 per liter  
- Biosolar: Rp 6.800 per liter  

Direktur Jenderal Minyak dan Gas (Dirjen Migas) Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, menegaskan bahwa pemerintah tetap menjaga stabilitas harga BBM subsidi di tengah isu kenaikan yang beredar.

“Yang penting untuk BBM subsidi tidak ada kenaikan,” ujarnya, Senin (30/3/2026).

Baca Juga: Inflasi Tahunan di Maret 2026 Diproyeksi Melandai, Tekanan Harga Pangan Tetap Tinggi

BBM Non-Subsidi Tunggu Pengumuman Resmi

Terkait harga BBM non-subsidi seperti Pertamax dan sejenisnya, pemerintah belum memberikan kepastian.

Laode meminta masyarakat menunggu pengumuman resmi dari PT Pertamina (Persero) dan tidak berspekulasi.

“Untuk BBM non-subsidi kita tunggu 1 April saja ya,” jelasnya.

Baca Juga: Harga BBM Subsidi & Non Subsidi Belum Naik, Masyarakat Diminta Tak Panik

Pertamina Tegaskan Isu Kenaikan BBM Tidak Benar

Sementara itu, Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan resmi mengenai penyesuaian harga BBM per 1 April 2026.

Ia juga membantah informasi yang beredar di media sosial terkait proyeksi kenaikan harga BBM.

“Informasi proyeksi kenaikan harga BBM yang beredar tidak dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Tonton: GILA! AS vs Iran Memanas, Tapi Trump Bilang Mau Damai!

Pemerintah Jaga Stabilitas Harga Energi

Kebijakan untuk tidak menaikkan harga BBM subsidi menunjukkan upaya pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat, terutama di tengah ketidakpastian harga energi global.

Di sisi lain, harga BBM non-subsidi tetap mengikuti mekanisme pasar dan berpotensi mengalami penyesuaian tergantung perkembangan harga minyak dunia.

Masyarakat diimbau untuk selalu memantau informasi resmi dari pemerintah dan Pertamina terkait harga BBM terbaru.

Daftar Harga BBM Nonsubsidi Pertamina periode Maret 2026

Sebelum terjadi kenaikan, berikut daftar lengkap harga BBM Nonsubsidi di SPBU Pertamina yang berlaku selama bulan Maret 2026:

Aceh
• Pertamax: Rp 12.600
• Pertamax Turbo: Rp 13.350
• Dexlite: Rp 14.500
• Pertamina Dex: Rp 14.800 

Free Trade Zone (FTZ) Sabang
• Pertamax: Rp 11.500
• Dexlite: Rp 13.250 

Sumatera Utara
• Pertamax: Rp 12.600
• Pertamax Turbo: Rp 13.350
• Dexlite: Rp 14.500
• Pertamina Dex: Rp 14.800 

Sumatera Barat
• Pertamax: Rp 12.900
• Pertamax Turbo: Rp 13.650
• Dexlite: Rp 14.800
• Pertamina Dex: Rp 15.100 

Riau & Kepulauan Riau
• Pertamax: Rp 12.900
• Pertamax Turbo: Rp 13.650
• Dexlite: Rp 14.800
• Pertamina Dex: Rp 15.100 

Free Trade Zone (FTZ) Batam
• Pertamax: Rp 11.750
• Pertamax Turbo: Rp 12.400
• Dexlite: Rp 13.450
• Pertamina Dex: Rp 13.800 

Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung
• Pertamax: Rp 12.600
• Pertamax Turbo: Rp 13.350
• Dexlite: Rp 14.500
• Pertamina Dex: Rp 14.800 

DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB
• Pertamax: Rp 12.300
• Pertamax Turbo: Rp 13.100
• Pertamax Green 95: Rp 12.900
• Dexlite: Rp 14.200
• Pertamina Dex: Rp 14.500 

Tonton: Tekanan Fiskal Jadi Sorotan, S&P Ingatkan Risiko Peringkat Utang Indonesia

Nusa Tenggara Timur
• Pertamax: Rp 12.600
• Pertamax Turbo: Rp 13.350
• Dexlite: Rp 14.500
• Pertamina Dex: Rp 14.800 

Kalimantan Barat, Tengah, Timur
• Pertamax: Rp 12.600
• Pertamax Turbo: Rp 13.350
• Dexlite: Rp 14.500
• Pertamina Dex: Rp 14.800 

Kalimantan Selatan
• Pertamax: Rp 12.900
• Pertamax Turbo: Rp 13.650
• Dexlite: Rp 14.800
• Pertamina Dex: Rp 15.100 

Kalimantan Utara
• Pertamax: Rp 12.900
• Pertamax Turbo: Rp 13.650
• Dexlite: Rp 14.800
• Pertamina Dex: Rp 15.100 

Sulawesi (Utara, Tengah, Tenggara, Selatan, Barat)
• Pertamax: Rp 12.600
• Pertamax Turbo: Rp 13.350
• Dexlite: Rp 14.500
• Pertamina Dex: Rp 14.800 

Maluku, Maluku Utara
• Pertamax: Rp 12.600
• Dexlite: Rp 14.500 

Papua & wilayah Papua lainnya (Papua Barat, Selatan, Pegunungan, Tengah, Barat Daya)
• Pertamax: Rp 12.600
• Pertamax Turbo: Rp 13.350
• Dexlite: Rp 14.500
• Pertamina Dex: Rp 14.800


 

BREAKING: Pemerintah Tetap Impor 105 Ribu Mobil, Ini Alasannya!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×