kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.872   14,00   0,08%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Ekonom Proyeksi Inflasi Maret 2025 Turun, Didorong Penurunan Harga Emas


Selasa, 31 Maret 2026 / 12:08 WIB
Ekonom Proyeksi Inflasi Maret 2025 Turun, Didorong Penurunan Harga Emas
ILUSTRASI. Penurunan harga emas jadi penekan utama bagi inflasi di Maret 2026


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Inflasi Indonesia pada Maret 2026 diproyeksi sedikit menurun. Kepala Ekonom Bank Mandiri Andry Asmoro memperkirakan, Inflasi pada Maret 2026 sebesari 0,62% month to month.

Sekedar mengingatkan, inflasi pada Februari 2026 lalu mencapai 0,68% mtm.

“Penurunan ini sebagian didorong oleh penurunan harga emas, namun harga pangan yang lebih tinggi selama Ramadan terus memberikan tekanan ke atas,” tutur Asmo mengutip keterangan tertulisnya, Selasa (31/3/2026).

Sementara itu, secara tahunan inflasi diproyeksikan akan menurun menjadi 3,70% year on year (yoy), dibandingkan 4,76% yoy pada Februari 2026. Penurunan inflasi ini kata Andry, mencerminkan normalisasi dari efek basis rendah tahun lalu pada Februari 2025.

Baca Juga: Prabowo Bertemu PM Jepang, Bahas Kerja Sama Ekonomi hingga Isu Global

Lebih lanjut, untuk inflasi inti, ia memperkirakan komponen inti ini akan meningkat moderat menjadi 0,3% mrm, dibandingkan 0,42% mtm pada Februari 2026.

“Meskipun aktivitas Ramadan lebih kuat, penurunan harga emas (deflasi 0,89% mtm, dari 8,32% mtm pada Februari 2026) diperkirakan akan meredakan tekanan inflasi inti, sementara indikator konsumsi tetap mendukung dengan Indeks Belanja Mandiri (MSI) naik sekitar 1,31% mom,” jelasnya.

Adapun Andry menambahkan, pada Maret 2026, harga pangan yang fluktuatif diproyeksikan akan naik lebih lanjut menjadi 2,6% mtmm, dari 2,50% pada Februari 2026, didorong oleh permintaan yang berkelanjutan selama Ramadan.

Kenaikan harga terutama terlihat pada cabai rawit mencapai 10,2%, bawang putih 10,0%, cabai merah 3,7%, daging ayam 3,0%, dan telur 1,7%.

Seementara itu, inflasi harga yang diatur pemerintah diperkirakan akan mencatat inflasi yang lebih tinggi sebesar 0,2% mtm, dibandingkan deflasi 0,03% mtm pada bulan sebelumnya), didukung oleh kenaikan rata-rata harga bahan bakar non-subsidi sekitar 6,7% mtm, bersamaan dengan kenaikan harga tiket pesawat menjelang periode Idul Fitri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?

Tag


TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×