kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pemerintah menanggapi positif terkait perbaikan ekonomi China di kuartal I-2019


Kamis, 18 April 2019 / 21:44 WIB


Reporter: Benedicta Prima | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah melalui Kementerian Koordinator (Kemko) Perekonomian menanggapi positif terhadap data perbaikan ekonomi China pada kuartal I-2019. Pasalnya, kondisi ekspor juga dapat terpacu. Apalagi China merupakan negara tujuan utama ekspor.

"Betul (memberi sinyal positif)," jawab Deputi Bidang Koordinasi Makro dan Keuangan Kemko Perekonomian Iskandar Simorangkir saat dihubungi Kontan.co.id, Kamis (18/4).

Kendati memberi sinyal positif, hingga saat ini neraca dagang ke China masih defisit. Per Maret 2019 defisit ke China mencapai US$ 5,18 miliar. Angka tersebut membengkak bila dibanding per Desember 2018 yang sebesar US$ 3,8 miliar.

Iskandar optimistis apabila perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China segera mereda maka neraca dagang akan jauh lebih membaik karena ada kenaikan permintaan seperti yang tercermin dari peningkatan pertumbuhan ekonomi China.

Pemerintah akan terus mendorong ekspor keunggulan komparatif. Sayangnya pemerintah tidak memasang target untuk bisa membuat neraca dagang dengan China surplus.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×