kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.651.000   11.000   0,42%
  • USD/IDR 17.982   -31,00   -0,17%
  • IDX 5.878   133,79   2,33%
  • KOMPAS100 766   21,78   2,93%
  • LQ45 583   17,13   3,03%
  • ISSI 204   4,26   2,14%
  • IDX30 330   9,20   2,87%
  • IDXHIDIV20 406   11,77   2,98%
  • IDX80 87   2,40   2,84%
  • IDXV30 110   2,51   2,33%
  • IDXQ30 106   3,31   3,20%

Pemerintah masih bahas teknis pemulangan 238 WNI di Natuna


Selasa, 11 Februari 2020 / 14:52 WIB
ILUSTRASI. Petugas medis menyemprotkan cairan disinfektan pada Warga Negara Indonesia (WNI) dari Wuhan, China setibanya di Bandara Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau, Minggu (2/2/2020). Sebanyak 238 orang WNI dari Wuhan, China tersebut selanjutnya dipindahkan ke Natu


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan, observasi 238 warga negara Indonesia (WNI) di Kepulauan Natuna, terkait virus corona, akan selesai pada Sabtu (15/1).

Meski masa observasi sudah selesai, Terawan mengatakan, pemerintah masih perlu melakukan koordinasi terkait teknis pemulangan ratusan WNI tersebut.

Baca Juga: Jokowi minta belanja kementerian dan lembaga dipercepat

"Kami masih koordinasikan bagaimana teknis pemulangannya, menggunakan pesawat apa, ke mana, karena mereka punya alamat sendiri-sendiri. Hari ini sedang dikoordinasikan secara detail," ujar Terawan, Selasa (11/2).

Meski belum bisa memastikan kapan WNI tersebut akan dipulangkan, Terawan memastikan bahwa kondisi WNI yang ada di Natuna dalam keadaan sehat.  "Kita yakin karena dia datang dengan sehat, dan kita pantau terus sampai sekarang ini, posisinya dalam kondisi sehat," kata Terawan.

Baca Juga: Singapura naikkan status waspada virus corona, lalu lintas penerbangan masih normal




TERBARU

[X]
×