kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pemerintah masih bahas teknis pemulangan 238 WNI di Natuna


Selasa, 11 Februari 2020 / 14:52 WIB
ILUSTRASI. Petugas medis menyemprotkan cairan disinfektan pada Warga Negara Indonesia (WNI) dari Wuhan, China setibanya di Bandara Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau, Minggu (2/2/2020). Sebanyak 238 orang WNI dari Wuhan, China tersebut selanjutnya dipindahkan ke Natu


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan, observasi 238 warga negara Indonesia (WNI) di Kepulauan Natuna, terkait virus corona, akan selesai pada Sabtu (15/1).

Meski masa observasi sudah selesai, Terawan mengatakan, pemerintah masih perlu melakukan koordinasi terkait teknis pemulangan ratusan WNI tersebut.

Baca Juga: Jokowi minta belanja kementerian dan lembaga dipercepat

"Kami masih koordinasikan bagaimana teknis pemulangannya, menggunakan pesawat apa, ke mana, karena mereka punya alamat sendiri-sendiri. Hari ini sedang dikoordinasikan secara detail," ujar Terawan, Selasa (11/2).

Meski belum bisa memastikan kapan WNI tersebut akan dipulangkan, Terawan memastikan bahwa kondisi WNI yang ada di Natuna dalam keadaan sehat.  "Kita yakin karena dia datang dengan sehat, dan kita pantau terus sampai sekarang ini, posisinya dalam kondisi sehat," kata Terawan.

Baca Juga: Singapura naikkan status waspada virus corona, lalu lintas penerbangan masih normal




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×