kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Pemerintah Klaim Separuh Daerah Terdampak Bencana Aceh-Sumatra Masuk Fase Transisi


Senin, 29 Desember 2025 / 13:25 WIB
Pemerintah Klaim Separuh Daerah Terdampak Bencana Aceh-Sumatra Masuk Fase Transisi
ILUSTRASI. Menteri Sekretaris Negara Pratikno ( ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRA)


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Proses penanganan pascabencana banjir dan longsor di wilayah Sumatra terus dikebut. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Pratikno, mengungkapkan saat ini lebih dari separuh kabupaten/kota yang terdampak telah beralih menuju fase transisi rehabilitasi dan rekonstruksi.

Hal tersebut diungkapnya saat menggelar konferensi pers pemulihan dan rencana strategis pascabencana jelang akhir tahun, di Jakarta, Senin (29/12/2025).

"Saat ini lebih dari separuh kabupaten-kota yang terdampak telah beralih dari fase tanggap darurat ke fase transisi rehabilitasi dan rekonstruksi," ujarnya.

Baca Juga: Warga Terdampak Bencana Banjir Dapat Dana Tunggu Hunian Rp 600.000 Selama Tiga Bulan

Pratikno menyebutkan, di Provinsi Aceh, tercatat sudah ada tujuh kabupaten/kota yang memasuki fase transisi, penanganan di Serambi Mekkah masih cukup berat lantaran terdapat 11 kabupaten/kota lainnya yang terpaksa memperpanjang masa tanggap darurat guna memastikan kesiapan penanganan di lapangan.

Kondisi serupa terjadi di Sumatera Utara, Pratikno memaparkan, terdapat 8 kabupaten/kota di wilayah tersebut yang sudah masuk ke tahap transisi rehabilitasi dan rekonstruksi. Sementara itu, 8 kabupaten/kota lainnya hingga kini masih berstatus tanggap darurat.

"Sedangkan di Sumatera Barat, terdapat 10 kabupaten/kota yang masuk ke fase transisi rehabilitasi dan rekonstruksi dan masih ada 3 kabupaten/kota yang berada dalam fase tanggap darurat," sebutnya.

Pratikno menjelaskan, keputusan sejumlah daerah untuk memperpanjang status tanggap darurat bukanlah tanpa alasan. Langkah ini diambil sebagai strategi agar pemerintah daerah benar-benar memiliki kesiapan yang matang sebelum melangkah ke tahap pembangunan kembali infrastruktur dan pemulihan sosial.

"Daerah yang melakukan perpanjangan status tanggap darurat tersebut bertujuan agar daerah benar-benar siap masuk ke fase rehabilitasi dan rekonstruksi," papar dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×