kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pemerintah Klaim Separuh Daerah Terdampak Bencana Aceh-Sumatra Masuk Fase Transisi


Senin, 29 Desember 2025 / 13:25 WIB
Pemerintah Klaim Separuh Daerah Terdampak Bencana Aceh-Sumatra Masuk Fase Transisi
ILUSTRASI. Menteri Sekretaris Negara Pratikno ( ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRA)


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Proses penanganan pascabencana banjir dan longsor di wilayah Sumatra terus dikebut. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Pratikno, mengungkapkan saat ini lebih dari separuh kabupaten/kota yang terdampak telah beralih menuju fase transisi rehabilitasi dan rekonstruksi.

Hal tersebut diungkapnya saat menggelar konferensi pers pemulihan dan rencana strategis pascabencana jelang akhir tahun, di Jakarta, Senin (29/12/2025).

"Saat ini lebih dari separuh kabupaten-kota yang terdampak telah beralih dari fase tanggap darurat ke fase transisi rehabilitasi dan rekonstruksi," ujarnya.

Baca Juga: Warga Terdampak Bencana Banjir Dapat Dana Tunggu Hunian Rp 600.000 Selama Tiga Bulan

Pratikno menyebutkan, di Provinsi Aceh, tercatat sudah ada tujuh kabupaten/kota yang memasuki fase transisi, penanganan di Serambi Mekkah masih cukup berat lantaran terdapat 11 kabupaten/kota lainnya yang terpaksa memperpanjang masa tanggap darurat guna memastikan kesiapan penanganan di lapangan.

Kondisi serupa terjadi di Sumatera Utara, Pratikno memaparkan, terdapat 8 kabupaten/kota di wilayah tersebut yang sudah masuk ke tahap transisi rehabilitasi dan rekonstruksi. Sementara itu, 8 kabupaten/kota lainnya hingga kini masih berstatus tanggap darurat.

"Sedangkan di Sumatera Barat, terdapat 10 kabupaten/kota yang masuk ke fase transisi rehabilitasi dan rekonstruksi dan masih ada 3 kabupaten/kota yang berada dalam fase tanggap darurat," sebutnya.

Pratikno menjelaskan, keputusan sejumlah daerah untuk memperpanjang status tanggap darurat bukanlah tanpa alasan. Langkah ini diambil sebagai strategi agar pemerintah daerah benar-benar memiliki kesiapan yang matang sebelum melangkah ke tahap pembangunan kembali infrastruktur dan pemulihan sosial.

"Daerah yang melakukan perpanjangan status tanggap darurat tersebut bertujuan agar daerah benar-benar siap masuk ke fase rehabilitasi dan rekonstruksi," papar dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×