kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.884.000   16.000   0,56%
  • USD/IDR 17.206   48,00   0,28%
  • IDX 7.634   12,62   0,17%
  • KOMPAS100 1.054   2,19   0,21%
  • LQ45 759   1,54   0,20%
  • ISSI 277   0,40   0,14%
  • IDX30 403   0,28   0,07%
  • IDXHIDIV20 490   1,86   0,38%
  • IDX80 118   0,34   0,29%
  • IDXV30 139   0,96   0,70%
  • IDXQ30 129   0,30   0,23%

Pemerintah klaim reformasi subsidi tepat sasaran


Rabu, 16 Agustus 2017 / 14:06 WIB


Reporter: Ramadhani Prihatini | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - Pemerintah tengah melakukan pemerataan perekonomian dengan memberikan sejumlah subsidi. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan,sejumlah reformasi kebijakan hingga subsidi lebih tepat sasaran sehingga menjangkau 40% lapisan terbawah.

Pemerintah secara bertahap mensinergikan antar program bantuan sosial serta melakukan pengalihan Beras Sejahtera (Rastra). Sehingga secara bertahap menjadi bantuan pangan nontunai.

"Selain itu, keberpihakan pada 40 % lapisan terbawah juga dilakukan melalui penguatan program- program perlindungan sosial dan perluasan cakupan penerima manfaat," kata Jokowi dalam pidato kenegaraan, Rabu (16/8).

Tak hanya itu, untuk mendukung Usaha Mikro, Kecil dan Menengah, pemerintah juga terus berusaha menekan tingkat suku bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR). Dia berharap Rp 94,4 triliun KUR yang disalurkan pada tahun 2016 bisa mengangkat kesejahteraan sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

"Dengan akses permodalan yang lebih mudah itu maka kita berharap bisa menggerakkan ekonomi rakyat terutama kalangan pedagang-pedagang kecil," jelasnya.

Jokowi menyatakan, selain mempermudah akses permodan, pemerintah juga melakukan revitalisasi pasar sehingga pedagang bisa berjualan dengan nyaman dan tak kalah bersaing dengan pasar modern.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×