Reporter: Hans Henricus |
JAKARTA. Seretnya pasokan listrik bakal segera teratasi. Sebab, Pemerintah memastikan masalah listrik menjadi salah satu agenda utama dalam tiga bulan ke depan.
Ketersediaan listrik ini merupakan agenda kerja yang mesti diperhatikan para menteri jajaran ekonomi, khususnya Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
"Bersama Menneg BUMN nanti, listrik menjadi prioritas yang tinggi," ujar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam rapat kabinet perdana di kantor Sekretariat Negara, Jakarta, Jumat (23/10).
Bukan itu saja, Presiden juga mengingatkan segera melanjutkan program pembangkit listrik 10.000 megawatt tahap pertama. Setelah itu, baru menggelar proses pembangunan pembangkit listri 10.000 megawatt tahap kedua.
Cuma, Presiden meminta pembangkit listrik tahap kedua nanti tidak lagi memakai batu bara sebagai bahan bakar. "Utamakan yang lain supaya lebih klop dengan upaya memelihara lingkungan ataupun menghadapi perubahan iklim dan pemanasan global," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News