kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.570.000   20.000   0,78%
  • USD/IDR 18.202   17,00   0,09%
  • IDX 5.262   -4,21   -0,08%
  • KOMPAS100 682   0,15   0,02%
  • LQ45 537   3,52   0,66%
  • ISSI 177   -2,26   -1,26%
  • IDX30 301   1,78   0,60%
  • IDXHIDIV20 403   3,88   0,97%
  • IDX80 79   0,04   0,05%
  • IDXV30 111   0,02   0,02%
  • IDXQ30 101   0,82   0,81%

Pemerintah Hibahkan Tanah untuk PLTU di Aceh Utara


Senin, 01 Maret 2010 / 09:47 WIB


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: Tri Adi

JAKARTA. Pemerintah Pusat menghibahkan sebidang tanah untuk Kabupaten Aceh Utara seluas 192.743 meter persegi (m2). Lahan tersebut berada di Desa Rancong, Kecamatan Muara Satu, Kabupaten Lhokseumawe.

"Kami meminta Pemerintah Kabupaten Aceh Utara dapat mengelola lahan itu dengan baik," kata Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan Hadiyanto dalam pernyataan tertulisnya, akhir pekan lalu.

Pemerintah Aceh Utara berencana membangun pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) di atas tanah hibah dari pemerintah pusat tersebut. Tujuannya, untuk mengatasi kekurangan pasokan listrik di wilayah mereka.

"Pembangunan pembangkit listrik itu sangat diharapkan masyarakat Aceh Utara, karena saat ini daerah kami kekurangan pasokan listrik," ujar Bupati Aceh Utara Ilyas A. Hamid.

Meski lahan hibah tersebut ada di Kabupaten Lhokseumawe, Ilyas mengatakan, itu bukan masalah besar. "Pembangunan pembangkit listrik direncanakan akan selesai sekitar dua sampai tiga tahun mendatang," kata dia.

Catatan saja, sejumlah pabrik besar milik perusahaan pelat merah dan swasta ada di Aceh Utara. Sebutlah, PT Arun Natural Gas Liquefaction (NGL), PT Kertas Kraft Aceh, PT Aceh Asean Fertilizer (AAF), serta PT Pupuk Iskandar Muda (PIM).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×