kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.799.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.835   -65,00   -0,36%
  • IDX 6.127   -2,81   -0,05%
  • KOMPAS100 807   -1,47   -0,18%
  • LQ45 611   -9,23   -1,49%
  • ISSI 216   0,35   0,16%
  • IDX30 348   -6,56   -1,85%
  • IDXHIDIV20 426   -11,92   -2,72%
  • IDX80 93   -0,89   -0,95%
  • IDXV30 118   -2,46   -2,04%
  • IDXQ30 112   -2,96   -2,59%

Pemerintah diminta antisipasi kenaikan kasus positif Covid-19 di tengah vaksinasi


Minggu, 07 Februari 2021 / 21:04 WIB
ILUSTRASI. Tenaga kesehatan melakukan pendaftaran sebelum menerima vaksin COVID-19 Sinovac dosis pertama


Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Yudho Winarto

Lebih lanjut Yusuf meminta pemerintah menyiapkan langkah – langkah untuk pemulihan ekonomi nasional pada tahun ini agar pertumbuhan ekonomi tahun ini setidaknya bisa mengalami pertumbuhan positif.

Menurut dia, beberapa sektor dapat menjadi penopang pertumbuhan ekonomi yakni sektor manufaktur, sektor farmasi dan obat – obatan, sektor industri logam, sektor makanan – minuman dan sektor telekomunikasi.

Baca Juga: Sebanyak 137.207 tenaga kesehatan sudah disuntik vaksin Covid-19 dosis kedua

“Konsumsi sebagai salah satu pos penyumbang terbesar PDB masih akan menjadi penopang pertumbuhan (ekonomi) di tahun ini, selama beragam stimulus yang dikeluarkan pemerintah masih berjalan,” tutur Yusuf.

Sebagai informasi, melansir laman Covid19.go.id, per Minggu (7/2) ada tambahan 10.827 kasus baru yang terinfeksi corona di Indonesia. Sehingga total menjadi 1.157.837 kasus positif corona.

Sementara itu, jumlah yang sembuh dari kasus corona bertambah 10.806 orang sehingga menjadi sebanyak 949.990 orang.

Sedangkan jumlah orang yang meninggal akibat virus corona di Indonesia bertambah 163 orang menjadi sebanyak 31.556 orang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×