kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Pemerintah anggarkan Rp 72 miliar untuk bayar influencer, begini penggunaannya


Rabu, 26 Februari 2020 / 17:26 WIB
ILUSTRASI. Pengunjung berswafoto dengan latar belakang Waduk Riam Kanan di wisata alam Bukit Matang Kaladan, Banjar, Kalimantan Selatan, Minggu (14/4/2019).


Reporter: Abdul Basith | Editor: Noverius Laoli

Selain itu, Wishnutama menjelaskan influencer yang akan diajak kerja sama adalah influencer internasional. Hal itu mengingat target wisatawan tersebut berasal dari luar Indonesia. "Paling enggak kan ada dari Amerika, dari India misalnya, middle east. Negara-negara yang kira-kira punya potensi yang luar biasa," terang Wishnutama.

Tujuan penggunaan influencer dari luar tersebut untuk memperkenalkan Indonesia. Sehingga influencer tersebut akan membuat ketertarikan bagi pengikutnya di media sosial.

Baca Juga: Kemenkes kerahkan 39 dokter spesialis saat observasi WNI di Pulau Sebaru

Pasca penyebaran virus korona Indonesia terus menggenjot sektor pariwisata. Pasalnya sektor tersebut yang terkena dampak paling besar.Pemerintah juga telah memutuskan untuk memberikan stimulus bagi sektor pariwisata. Total stimulus yang diberikan oleh pemerintah mencapai sekitar Rp 10 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×