kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.572.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 17.918   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.094   62,48   1,04%
  • KOMPAS100 785   10,40   1,34%
  • LQ45 602   8,03   1,35%
  • ISSI 213   1,61   0,76%
  • IDX30 334   4,21   1,27%
  • IDXHIDIV20 427   4,86   1,15%
  • IDX80 90   1,14   1,28%
  • IDXV30 117   0,96   0,83%
  • IDXQ30 109   1,31   1,21%

Pemerintah akan pertahankan defisit anggaran dibawah 2%


Jumat, 24 Juni 2011 / 21:36 WIB
ILUSTRASI. Pihak WHO sendiri masih belum mengetahui efek kesehatan jangka panjang akibat Covid-19. Untuk itu segala upaya pencegahan perlu dilakukan.


Reporter: Herlina KD | Editor: Edy Can

JAKARTA. Pemerintah akan merevisi asumsi defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2011. Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Armida Alisjahbana bertekad menjaga defisit tetap dibawah 2%.

Rencana revisi asumsi defisit anggaran ini lantaran kenaikan anggaran subsidi. "Kalau sekarang 1,8% mungkin ada kenaikan sedikit," katanya, Jumat (24/6).

Hanya saja, Armida menolak menyebutkan berapa besar defisit anggaran yang akan ditetapkan dalam APBN P 2011. Ia bilang, dalam satu sampai dua hari ini, akan ada pembahasan asumsi makro APBN P 2011 di kantor Kementerian Perekonomian. Setelah itu, "Kami akan laporkan ke wakil presiden lalu baru dibawa ke DPR untuk dibahas," katanya.

Seperti diketahui, dalam Undang-undang APBN mensyaratkan defisit APBN baik defisit kumulatif maupun defisit konsolidasi dengan APBD tidak boleh lebih dari 3%. Selain itu, menurut aturan yang ada APBN hendaknya menuju keseimbangan anggaran (balance budget). "Jadi kami mengupayakan defisit anggaran yang terus berkurang. Kalau tahun ini 1,8%, maka tahun depan harus makin berkurang," kata Armida.

Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2014 defisit anggaran dipatok sebesar 1,2%. Tapi, untuk defisit APBN setiap tahunnya, Armida bilang, masih dimungkinkan defisit anggaran lebih dari 1,2%.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sudah mewanti-wanti supaya defisit anggaran tidak membesar. Dia mengingatkan seluruh instansi dan lembaga untuk berhemat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×