kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.049.000   4.000   0,13%
  • USD/IDR 16.943   24,00   0,14%
  • IDX 7.711   133,47   1,76%
  • KOMPAS100 1.077   18,47   1,75%
  • LQ45 788   15,37   1,99%
  • ISSI 273   5,07   1,89%
  • IDX30 419   8,93   2,18%
  • IDXHIDIV20 515   13,10   2,61%
  • IDX80 121   2,06   1,73%
  • IDXV30 139   2,88   2,11%
  • IDXQ30 135   3,02   2,28%

Pemerintah Akan Luncurkan KUR Perumahan Rp 130 Triliun dan Akad Massal KUR UMKM


Rabu, 17 September 2025 / 14:29 WIB
Diperbarui Rabu, 17 September 2025 / 18:29 WIB
Pemerintah Akan Luncurkan KUR Perumahan Rp 130 Triliun dan Akad Massal KUR UMKM
ILUSTRASI. Menteri Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman. Menteri UMKM menyampaikan, pemerintah saat ini sedang menyiapkan peluncuran dua agenda besar program penyaluran KUR yang dijadwalkan Oktober 2025


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri UMKM Maman Abdurrahman menyampaikan, pemerintah saat ini sedang menyiapkan peluncuran dua agenda besar program penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang dijadwalkan Oktober 2025, yakni KUR Perumahan dan akad massal KUR UMKM.

Maman mengatakan mengatakan, KUR Perumahan akan menjadi program prioritas baru dengan alokasi sekitar Rp 130 triliun pada tahun ini. Program tersebut diharapkan mampu membantu masyarakat berpenghasilan rendah memiliki akses lebih luas terhadap pembiayaan perumahan.

Baca Juga: Realisasi KUR UMKM Sampai September Capai Rp 190 Triliun

“Agendanya ada dua hal. Yang pertama launching KUR Perumahan yang sudah dialokasikan kurang lebih Rp 130 triliun, dan yang kedua adalah akad KUR massal UMKM,” ujar Maman saat ditemui di Gedung Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Selasa (16/9).

Untuk KUR UMKM, realisasi dari Januari hingga September 2025 sudah menyentuh sekitar 1 juta pelaku usaha. Berdasarkan perhitungannya, setiap UMKM penerima KUR rata-rata menyerap 2 sampai 3 pekerja. Dengan demikian, program ini diperkirakan telah menciptakan lapangan kerja baru bagi 2,5 juta hingga 3 juta tenaga kerja.

“KUR UMKM yang sudah kita realisasikan dari bulan Januari sampai September sebanyak kurang lebih 1 juta UMKM. Kalau rata-rata per UMKM menyerap 2 sampai 3 orang, maka ada sekitar 2,5 juta sampai 3 juta tenaga kerja yang terserap,” jelasnya.

Selain KUR Perumahan, pemerintah juga tengah menyiapkan KUR khusus untuk pekerja migran dan program padat karya. Kedua program ini dirancang untuk memperluas manfaat KUR bagi kelompok masyarakat yang lebih beragam.

Baca Juga: Plafon KUR Perumahan Rp 130 T, Bank Nobu Siapkan Langkah Awal Manfaatkan Program Ini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026 Mastering Strategic Management for Sustainability

[X]
×