kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Pemerintah akan bangun 380.000 km jalan aspal campuran karet mulai tahun ini


Senin, 21 Januari 2019 / 13:22 WIB
Pemerintah akan bangun 380.000 km jalan aspal campuran karet mulai tahun ini


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah akan memanfaatkan karet sebagai bahan campuran aspal untuk pembangunan jalan di daerah-daerah. Pembangunan jaan beraspal campuran karet itu mulai dilakukan tahun ini.

Plt. Direktur Jenderal Industri Kimia, Tekstil dan Aneka (IKTA) Kemenperin, Achmad Sigit Dwiwahjono mengatakan, pembangunan jalan beraspal campuran karet ini akan dilakukan di daerah-daerah. "Kan ada jalan nasional, jalan provinsi ada jalan kabupaten. Yang banyak ternyata di kabupaten. Empat kali lipat dari jalan pusat," ujar Sigit, Senin (21/1).

Dengan menggunakan kandungan karet dalam aspal ini ini, akan ada 380.000 kilometer (km) jalan beraspal yang bisa dibangun. Untuk jalan sepanjang 380.000 km tersebut, diyakini akan bisa menyerap produksi karet di dalam negeri. Pasalmya, produksi karet tengah berlebih karena permintaan pasar yang berkurang.

Sayangnya, Sigit tak bisa menyebut secara spesifik berapa ton karet yang bisa dimanfaatkan untuk campuran aspal tersebut. Namun, dia memperkirakan, ada ratusan ribu ton karet yang akan digunakan. "(Serapan karetnya) 7% dari produksi aspal itu," ujar Sigit, Senin (21/1).

Sigit mengatakan, rencananya jalan aspal yang dicampur karet yang akan dibangun di daerah-daerah ini akan mulai dilaksanakan tahun ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×