kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.330   -10,14   -0,16%
  • KOMPAS100 835   -4,57   -0,54%
  • LQ45 632   -4,95   -0,78%
  • ISSI 218   -0,24   -0,11%
  • IDX30 356   -2,51   -0,70%
  • IDXHIDIV20 441   -2,94   -0,66%
  • IDX80 95   -0,58   -0,60%
  • IDXV30 119   -0,18   -0,15%
  • IDXQ30 114   -0,88   -0,76%

Pelonggaran PPKM dinilai memberi efek berbeda untuk sektor ekonomi tumpuan


Senin, 01 November 2021 / 21:08 WIB
ILUSTRASI. Truk peti kemas melintas di kawasan IPC Terminal Peti Kemas Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (26/10/2021). Pelonggaran PPKM dinilai memberi efek berbeda untuk sektor ekonomi tumpuan.


Reporter: Achmad Jatnika | Editor: Noverius Laoli

Ke depan, dia memperkirakan, dengan PPKM yang sudah dilonggarkan, dan aktivitas masyarakat telah kembali normal, maka akan membuat beragam sektor diuntungkan dari hal tersebut.

Menurutnya ini terlihat dari beberapa indikator yang mulai menunjukkan peningkatan, seperti PMI manufacturing dan juga penjualan ritel. Akan tetapi, menurutnya apabila pemerintah kembali menjalankan kebijakan restriksi ketat mobilitas masyarakat, maka dampak yang lebih besar akan terjadi pada sektor perdagangan. 

Menjelang musim natal dan tahun baru (nataru) juga, Yusuf memperkirakan jika tren kasus Covid-19 landai bisa bertahan atau terus berkurang, maka akan menjadi momen terjadinya pertumbuhan di beberapa sektor, seperti perdagangan, transportasi hingga akomodasi makan dan minum. 

“Tentu ada risiko ditengah potensi kenaikan mobilitas di momen nataru nanti, sehingga kebijakan pengawasan disiplin masyarakat dalam menerapkan protokoler kesehatan dan pengawasan dari otoritas terkait akan menjadi sangat menentukan di moment nataru nanti,” pungkasnya.

Selanjutnya: UPDATE Corona Indonesia, 1 November: Tambah 403 kasus baru, prokes jangan kendor

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×