CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.529   -129,00   -0,73%
  • IDX 6.678   -8,24   -0,12%
  • KOMPAS100 877   0,02   0,00%
  • LQ45 664   -1,33   -0,20%
  • ISSI 234   0,36   0,15%
  • IDX30 369   -2,14   -0,58%
  • IDXHIDIV20 457   -1,61   -0,35%
  • IDX80 100   -0,15   -0,15%
  • IDXV30 127   -0,14   -0,11%
  • IDXQ30 118   -0,39   -0,33%

Menpora Pastikan Asian Games Tetap Berjalan di Tengah Banjir Nagoya


Rabu, 09 September 2026 / 19:29 WIB
Menpora Pastikan Asian Games Tetap Berjalan di Tengah Banjir Nagoya
ILUSTRASI. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (KONTAN/Lailatul Anisah)


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir memastikan penyelenggaraan Asian Games 2026 tetap berjalan meski wilayah Nagoya, Jepang, dilanda banjir.

Erick mengatakan, pemerintah dan panitia penyelenggara saat ini masih melakukan konsolidasi untuk memastikan keamanan seluruh atlet dan peserta Asian Games yang berada di Jepang.

“Chief de Mission tadi melaporkan bahwa memang dari pemerintah Aichi Nagoya hari ini menyetop seluruh kegiatan untuk memastikan keamanan para atlet yang hadir,” kata Erick dalam konferensi pers usai pelepasan kontingen Indonesia di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (9/9/2026).

Namun, penghentian sejumlah kegiatan tersebut tidak berarti penyelenggaraan Asian Games dihentikan.

Baca Juga: Presiden Prabowo Janjikan Bonus Rp 3 Miliar untuk Atlet Peraih Emas Asian Games

“Tetapi bukan berarti Asian Games-nya berhenti. Mereka coba konsolidasi memastikan semua bisa berjalan baik,” ujarnya.

Erick mengatakan, pemerintah Indonesia masih menunggu perkembangan situasi dalam satu hingga dua hari ke depan.

“Jadi kita tunggu satu-dua hari ini seperti apa dari kebijakan pemerintah Jepang dan khususnya pemerintah kota daripada Aichi Nagoya,” kata Erick.

Menurut Erick, aspek keselamatan atlet menjadi perhatian utama pemerintah di tengah kondisi cuaca dan banjir yang terjadi di wilayah penyelenggaraan Asian Games.

Dia memastikan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Chief de Mission dan pihak terkait untuk memantau kondisi para atlet Indonesia.

Sebelumnya, Timnas Basket Indonesia telah tiba di Jepang dan bersiap untuk memulai kampanye mereka di Asian Games 2026 melawan Jepang, Kamis (19/9/2026).

Baca Juga: Menpora Pastikan Bonus Rp 3 Miliar untuk Peraih Emas Asian Games Individu

Namun, beberapa hari sebelum laga pertama dimulai, para pemain harus menghadapi banjir terlebih dahulu setibanya di Nagoya.

Kabar tersebut disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Nirmala Dewi yang menyebut para pemain sempat diminta keluar dari tempat beristirahat setelah menerima peringatan darurat.

“Mereka sudah sampai, meskipun sampai sana mereka menerima peringatan darurat harus keluar, jadi baru istirahat sebentar harus keluar lagi karena ada sirene," ujar Nirmala dikutip dari Kompas, Selasa (8/9/2026).

Tim basket putra Indonesia akan mulai bertanding pada 10 September. Nirmala optimistis para pemain mampu beradaptasi dengan cepat karena sudah terbiasa bepergian ke berbagai negara untuk latihan dan bertanding.

“Anak-anak sudah biasa pindah negara, latihan, bertanding. Mudah-mudahan tidak terlalu banyak kendala di sananya, terutama untuk adaptasi," ujar Nirmala.

Baca Juga: Hari Ini (9/9), Presiden Prabowo Melepas 432 Atlet untuk Bertanding di Asian Games

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×