kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Pekan Kedua November 2022, Terjadi Inflasi 0,11%


Jumat, 11 November 2022 / 21:34 WIB
Pekan Kedua November 2022, Terjadi Inflasi 0,11%
ILUSTRASI. Indeks Harga Konsumen (IHK) diperkirakan kembali mengalami inflasi pada November 2022.


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Setelah mencatat deflasi sebesar 0,11% secara bulanan (MoM) pada Oktober 2022, Indeks Harga Konsumen (IHK) diperkirakan kembali mengalami inflasi pada November 2022.

Berdasarkan survei pemantauan harga Bank Indonesia (BI) pada minggu kedua November 2022, perkembangan inflasi sampai dengan minggu kedua bulan ini diperkirakan sebesar 0,11% mom.

Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Erwin Haryono mengungkapkan, komoditas utama penyumbang inflasi November 2022 sampai dengan minggu kedua yaitu telur ayam ras sebesar 0,02% mom.

Baca Juga: Inflasi AS Melandai, Kurs Rupiah Menguat 1,56% Sepekan Ini

Kemudian ada juga daging ayam ras, tempe, tomat, sawi hijau, jeruk, tahu mentah, minyak goreng, beras, bawang merah, air kemasan dan rokok kretek filter masing-masing sebesar 0,01% mom.

Namun, masih ada beberapa komoditas yang mengalami deflasi sehingga menghambat laju inflasi, seperti cabai merah sebesar -0,08% mom, cabai rawit sebesar -0,03% mom, serta bawang putih sebesar -0,01% mom.

"BI akan terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan otoritas terkait serta terus mengoptimalkan strategi bauran kebijakan untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan guna mendukung pemulihan ekonomi lebih lanjut," ujar Erwin dalam keterangan resminya, Jumat (11/11).

Baca Juga: Sri Mulyani Khawatir Ekonomi Indonesia Melambat pada Kuartal IV-2022, Mengapa?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×