kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.085.000   40.000   1,31%
  • USD/IDR 16.809   26,00   0,15%
  • IDX 8.235   0,22   0,00%
  • KOMPAS100 1.156   -1,44   -0,12%
  • LQ45 834   -3,53   -0,42%
  • ISSI 293   0,28   0,09%
  • IDX30 440   -3,60   -0,81%
  • IDXHIDIV20 527   -6,48   -1,22%
  • IDX80 129   -0,27   -0,21%
  • IDXV30 143   -1,25   -0,87%
  • IDXQ30 141   -1,73   -1,21%

PDIP: Kursi Wagub DKI otomatis milik kami


Senin, 25 Agustus 2014 / 21:50 WIB
PDIP: Kursi Wagub DKI otomatis milik kami
ILUSTRASI. Harga Emas Antam dan UBS Hari Ini (11/3) di Pegadaian Kompak Naik. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/rwa.


Sumber: TribunNews.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. PDI Perjuangan menegaskan jatah Wakil Gubernur DKI miliknya. Wakil Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Ahmad Basarah menegaskan dalam koalisi di Pilkada DKI 2012, Jokowi-Ahok diusung oleh PDIP dan Gerindra.

Maka jika jabatan Gubernur DKI Jakarta dipegang Ahok yang berstatus kader Gerindra, maka wakilnya diisi oleh PDI Perjuangan. "Itu otomatis wakilnya dari PDIP, kalau kemudian Gerindra mengajukan kader jadi wakil gubernur itu tidak mewakili gabungan PDIP dan Gerindra," ujarnya, Senin (25/8).

Ia pun meminta pihak yang berkepentingan tidak menghancurkan prinsip dalam berkoalisi tersebut. PDIP, kata Basarah, juga telah menyiapkan jika terjadi sesuatu yang buruk.

"Bila ada tata tertib yang mengingkari esensi UU, maka kita lakukan uji materi Mahkamah Agung (MA)," katanya.

Basarah mengatakan Ahok saat ini masih bersikap rasional dengan memberikan pernyataan bahwa Wakil Gubernur dijabat kader PDIP.

"Ahok pernyataannya punya akal sehat. Selama Ahok belum mengundurkan dari Gerindra, maka wakilnya dari PDIP," ujarnya. (Ferdinand Waskita)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×